Rabu , 16 Juni 2021
Home / Sumenep / Warga Desa Pakandangan Tewas Kesetrum Listrik

Warga Desa Pakandangan Tewas Kesetrum Listrik

hendak mengukur calvalum warga Desa pakandangan tewas tersetrum listrik.

Sumenep-, Laili, warga Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto Sumenep, Madura – Jawa Timur ini Tewas tersetrum listrik saat akan mengukur calvalum milik rumah Bapak Darso.

Kejadian ini berawal ketika korban akan mengukur calvalum di lantai 2 rumah di Jl. Kangean gang II milik Bapak Darso yang memang berdekatan dengan kabel travo.

Menurut keterangan Moh buda warga setempat mengatakan tangannya menyentuh arus listrik dan langsung tergeletak. warga setempat sempat memberikan pertolongan dan membawa ke RSUD Drs Moh. Anwar namun nahas nyawa korban tak tertolong.

“tangannya menyentuh arus listrik dan langsung jatuh tergeletak, warga sempat memberikan pertolongan dan membawanya ke RSUD Drs. Moh. Anwar, namun nyawa korban tidak tertolong”, ungkapnya.

AKP Hasanudin Kasubag Humas Polres Sumenep membenarkan bahwa adanya warga Bluto yang meninggal akibat tersetrum listrik.(faris/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *