Kamis , 21 Oktober 2021
Home / Sumenep / Tingginya Kekerasan Seksual di Sumenep, Akibat Pola Pendidikan yang Salah

Tingginya Kekerasan Seksual di Sumenep, Akibat Pola Pendidikan yang Salah

ilustrasi

Pemerintah Yang Seharusnya Hadir Menjadi Fasilitator Bersama Pihak Terkait Untuk Memberikan Soft Terapi

Sumenep-Tingginya kasus pelecehan seksual dikalangan remaja di Kabupaten Sumenep, mulai menjadi perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, yang menurut Legislatif kesalahanya terletak kepada pola pendidikan yang diberikan kepada anak-anak.

Wakil ketua komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  DPRD Kabupetan Sumenep Abrory Alzael menilai tingginya kasus pelecehan seksual terhadap anak disebabkan faktor keluarga, yaitu kuranganya pengawasan dari orang tua, serta penerapan pendidikan di Indonesia ada yang salah.

“Dimana selama ini tugas dan funsi guru hanya mengajar, tetapi cenderung tidak mendidik kepada siswa,”teranganya Kamis (12/05/2016)

Selain itu pemerintah yang seharusnya hadir menjadi fasilitator bersama pihak terkait untuk memberikan soft terapi, selama ini  terkesan ada pembiaran, menurutnya pemerintah, dan lembaga pendidikan serta para orang tua bersama-sama  memberikan penanganan agar para pelajar terselamatkan dari ancaman krisis moralitas dan krisis kebangsaan

“Tercatat 9 kasus pelecehan seksual di Kabupaten Sumenep hal itu cukup memprihatinkan, mengingat Kabupaten Sumenep terkenal dengan kota santri,”ucapnya

Selain itu Dewan Pendidikan Kabupaten (DPKS)  Sumenep menurut Suhaidi mengatakan banyak penyimpangan prilaku kepada siswa disebabkan oleh kurangnya penanaman pendidikan karakter oleh lembaga pendidikan.

Ia mengatakan sempat mengajukan rancangan peraturan bupati tentang bagaimana penanaman pendidikan karakter dikabupaten sumenep, nantinya akan diatur bagaimana siswa Sumenep, mulai dari adhan maghrib sampai jam 8 Wib tidak boleh ada anak usia sekolah keluyuran, “namun hingga kini,  rancangan perbup itu hilang entah kemana padahal sudah sampai di Dinas Pendidikan Sumenep,”tegasnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *