Rabu , 1 Desember 2021
Home / Sumenep / Tingginya Kekerasan Seksual di Sumenep, Akibat Pola Pendidikan yang Salah

Tingginya Kekerasan Seksual di Sumenep, Akibat Pola Pendidikan yang Salah

ilustrasi

Pemerintah Yang Seharusnya Hadir Menjadi Fasilitator Bersama Pihak Terkait Untuk Memberikan Soft Terapi

Sumenep-Tingginya kasus pelecehan seksual dikalangan remaja di Kabupaten Sumenep, mulai menjadi perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, yang menurut Legislatif kesalahanya terletak kepada pola pendidikan yang diberikan kepada anak-anak.

Wakil ketua komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  DPRD Kabupetan Sumenep Abrory Alzael menilai tingginya kasus pelecehan seksual terhadap anak disebabkan faktor keluarga, yaitu kuranganya pengawasan dari orang tua, serta penerapan pendidikan di Indonesia ada yang salah.

“Dimana selama ini tugas dan funsi guru hanya mengajar, tetapi cenderung tidak mendidik kepada siswa,”teranganya Kamis (12/05/2016)

Selain itu pemerintah yang seharusnya hadir menjadi fasilitator bersama pihak terkait untuk memberikan soft terapi, selama ini  terkesan ada pembiaran, menurutnya pemerintah, dan lembaga pendidikan serta para orang tua bersama-sama  memberikan penanganan agar para pelajar terselamatkan dari ancaman krisis moralitas dan krisis kebangsaan

“Tercatat 9 kasus pelecehan seksual di Kabupaten Sumenep hal itu cukup memprihatinkan, mengingat Kabupaten Sumenep terkenal dengan kota santri,”ucapnya

Selain itu Dewan Pendidikan Kabupaten (DPKS)  Sumenep menurut Suhaidi mengatakan banyak penyimpangan prilaku kepada siswa disebabkan oleh kurangnya penanaman pendidikan karakter oleh lembaga pendidikan.

Ia mengatakan sempat mengajukan rancangan peraturan bupati tentang bagaimana penanaman pendidikan karakter dikabupaten sumenep, nantinya akan diatur bagaimana siswa Sumenep, mulai dari adhan maghrib sampai jam 8 Wib tidak boleh ada anak usia sekolah keluyuran, “namun hingga kini,  rancangan perbup itu hilang entah kemana padahal sudah sampai di Dinas Pendidikan Sumenep,”tegasnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *