Senin , 29 November 2021
Home / Hukum / Tahan Kontraktor Korup, Penyidik Kejari Sumenep Soroti Keterlibatan Dinas

Tahan Kontraktor Korup, Penyidik Kejari Sumenep Soroti Keterlibatan Dinas

focusmadura.com–tersangka korupsi hotmix S–A ketika dijebloskan ke Rutan Sumenep 09/05/2016

Pendalaman, Guna Mengetahui Siapa Saja Yang Terlibat Pada Tindak Pidana Korupsi Ini.

Usai menahan sosok wanita  S-A (35 tahun) direktur CV Affiliasi yang diduga melakukan perbuatan tindak pidana korupsi, pada program peningkatan kualitas jalan umum di desa Prancak Kecamatan Pasongsongan Sumenep, pihak Kejaksaan Negeri Sumenep Madura, mengaku akan melakukan pendalaman guna mengetahui tersangka-tersangka lainnya.

Seperti diketahui, sebelum di nyatakan sebagai tersangka dan ditahan, S-A awalnya telah beberapa kali menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Kejaksaan, karena dianggap telah memenuhi unsur dalam tindak pidana korupsi pada proyek peningkatana kualitas jalan hotmix yang merupakan program Dinas PU Bina Marga Sumenep dengan tahun anggaran 2013 ini, maka tersangka pada pukul 15.45 tadi dijebloskan ke rumah tahanan kelas II B, Sumenep, dengan status titipan tahanan Kejaksaan Negeri Sumenep.

Tidak hanya itu, pihak penyidik Kejaksaan Negeri Sumenep pun memeriksa dua alat bukti lainnya, sehingga lebih menyakinkan untuk menahan tersangka S-A.

Ketika diwawancari oleh sejumlah awak media, Bambang Sutrisna, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman, guna mengetahui siapa saja yang terlibat pada tindak pidana korupsi ini. Sehingga dalam pengusutan kasus ini dapat terselesaikan dengan semaksimal dan sebaik mungkin oleh para penyidik Kejaksaan negeri Sumenep.

“ kami tidak akan main-main dalam kasus ini, siapa pun yang juga terlibat di dalam nya, maka akan kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku “, tegas Bambang.

Ia menambahkan , penahanan pertama tersangka akan dilakukan 20 hari kedepan, jika masih dibutuhkan pihaknya akan memperpanjang masa penahanan tersangka kasus hotmix tersebut.

Tersangka dijerat pasal 2,3 dan 9 jo pasal 18 UU 31/1999 jo UU nomor 20/2011 tentang tindak pidana Korupsi (Tipikor). Dengan ancaman di atas lima tahun penjara.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *