Rabu , 26 Januari 2022
Home / Sumenep / SELAMA DITUTUP SEMENTARA, PT TANJUNG ODI AKAN FOKUS LAKUKAN TES SWAB KARYAWAN

SELAMA DITUTUP SEMENTARA, PT TANJUNG ODI AKAN FOKUS LAKUKAN TES SWAB KARYAWAN

Sumenep-, Pasca ditutup sementara karena teradapat karyawan reaktif berdasarkan hasil rapid test, PT. Tanjung Odi akan fokus lakukan test swab kepada para karyawan.

Seperti diketahui, penghentian sementara aktivitas produksi PT Tanjung Odi, diputuskan Bupati bersama Forkopimda setempat. Keputusan diambil setelah Satgas Covid-19 melakukan ‘tracing’ terhadap karyawan PT Tanjung Odi yang sedang diistirahatkan karena alasan kesehatan. Dari sampel 20 orang yang dilakukan tes swab, menurut Tim Satgas, sembilan orang terkonfirmasi positif terpapar corona. Penghetian sementara tersebut terhitung sejak Selasa (23/06) kemarin hingga 14 hari ke depan.

dr. A. Hamid Nawawi, Ketua Pelaksana Wadah Sehat Kabupaten Sumenep yang merupakan mitra PT. Tanjung odi, dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan seluruh karyawan PT. Tanjung Odi mengungkapkan, PT. Tanjung Odi akan segera melakukan Swab Test terhadap para karyawan. Hal tersebut sebagai wujud kesungguhan perusahaan dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19

“Sesuai arahan dari Bapak Bupati, kami akan melakukan tes swab kepada para karyawan. Tes dengan mesin PCR (Polymerase Chain Reaction) ini akan di prioritaskan pada 160 karyawan yang sebelumnya telah mengikuti rapid tes dan hasilnya reaktif,” Katanya.

Terpisah, PJS. Kepala Seksi Personalia dan General Affair PT. Tanjung Odi, Ricky Cahyo menjelaskan, Keputusan mengistirahatkan karyawan dengan alasan kesehatan, telah dilakukan perusahaan pasca libur lebaran. Selain itu, rapid test juga telah dilakukan terhadap karyawan, dua hari menjelang pabrik berproduksi kembali, yakni pada 3 – 4 Juni.

“Perusahaan telah melakukan rapid test terhadap 1900-an karyawan, itu tentunya sesuai surat Bupati yang disampaikan ke Perusahaan menjelang lebaran kemarin. Bagi karyawan yang hasil rapid tesnya reaktif, dilarang masuk ke area pabrik dan diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, selain itu perusahaan juga memberikan fasilitasi karyawan dengan layanan kesehatan,” Jelasnya.

Lanjut Ricky, sejak adanya pandemi Covid 19, Perusahaan PT. Tanjung Odi telah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah dan Satgas Covid-19. Diantaranya yakni, melakukan skrining awal setiap pekerja memasuki area pabrik, mewajibkan pekerja untuk selalu cuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker, memberikan vitamin kepada pekerja, membatasi penggunaan fasilitas umum, serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh area pabrik.(Ris/red)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.