Minggu , 28 November 2021
Home / Sumenep / S-E Bupati Sumenep Tak Mempan Hadapi Cafe Remang-remang

S-E Bupati Sumenep Tak Mempan Hadapi Cafe Remang-remang

focusmadura.com—suasana malam cafe remang-remang di Jl. Hp Kusuma Sumenep

Masih Banyak Cafe Remang-remang Berpoerasi Melewati Batas

Keresahan warga Kabupaten Sumenep atas beroperasi nya dua rumah makan yang beralih menjadi cafe remang-remang, yang beroperasi di Jl. Hp Kusuma Pasar Sore, dan beroperasi di Jl. Kalianget Desa Kertasada, ternyata ditanggapi oleh Bupati Sumenep dengan mengirimkan surat edaran kepada pemilik Cafe-cafe tersebut, namun fakta dilapangan cafe-cafe tersebut masih beroperasi seperti biasa..

Menurut kepala satuan Pol-PP Kabupaten Sumenep,Imam Fajar, bahwa memang benar dua cafe ilegal tersebut masih ‘ Bandel ‘ karena jam tutup yang diberikan oleh Bupati Sumenep melalui surat edaran nya tidak diindahkan.

focusmadura.com-Miras yang disita polisi dari dalam cafe ilegal di sumenep

Imam Fajar juga menjelaskan bahwa benar adanya status izin kedua cafe ini adalah izin rumah makan, dimana kondisi rumah makan yang seharusnya berada dalam kondisi terbuka, dan terang-benderang, serta memiliki jam tutup yang pasti, bukan seperti ini caranya, tegas Imam Fajar.

Selain itu pihak satuan polisi pamong praja Kabupaten Sumenep memastikan bahwa kedua cafe tersebut sudah menerima surat edaran Bupati Sumenep, namun tidak di indahkan, maka pihaknya mengaku akan menutup secara permanen dua café ilegal tersebut dalam waktu dekat ini.

Sementara itu menurut Syaiful Rahman, warga Sumenep, atas sikap yang diambil oeh pemerintah Kabupaten Sumenep, dirinya berharap agar jangan seperti ‘ Gertak Sambal ‘ saja, karena keberadaan cafe ilegal di tengah masyarakat yang religius seperti di Kabupaten Sumenep ini, dipastikan sangat meresahkan masyarakat.

” Pak Bupati Sumenep jangan hanya ‘ Gertak Sambal ‘ saja ya “, pungkas Syaiful.

Seperti diketahui, di kedua café tersebut sering membuat keresahan warga Sumenep dan sekitarnya, karena sering membuat kegaduhan baik dari segi bunyian musik yang keluar dari dalam café ilegal ini, meupun kegaduhan yang ditimbulkan dari perkelahian antar pengunjung.

Pada beberapa waktu yang lalu, pihak kepolisian resort sumenep pun, menggeledah kedua café ilegal ini, dan berhasil mengamankan 51 pengunjung laki-laki, dan 11 pengunjung wanita, yang dalam kondisi berbau alkohol, selain itu pada waktu itu pihak kepolisian juga menyita beberapa minuman beralkohol dari dalam café tersebut.(ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *