Rabu , 26 Januari 2022
Home / Sumenep / Puluhan Tikus Pithi Datangi KPU Sumenep, Ada Apa ?

Puluhan Tikus Pithi Datangi KPU Sumenep, Ada Apa ?

Sumenep-, Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam kelompok mengatasnamakan ‘Tikus Pithi’ Senin pagi mendatangi kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Sumenep, Madura – Jawa Timur, Senin 7 Desember 2019.

Puluhan massa Tikus Pithi mendatangi KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Sumenep ini dalam rangka menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait pencalonan Capres dan Cawapres di Tahun 2019 dari jalur independent. Terlihat massa membentangkan spanduk sambil bernyanyi di depan kantor KPU Sumenep.

Imran, Korlap Aksi mengungkapkan, kedatangannya ke Kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Sumenep yakni untuk menyuarakan Capres dan Cawapres dari jalur Independent agar bisa ikut di Pilpres 2019.

“jadi kedatangan kita (Tikus Pithi) kesini yakni untuk menyuarakan Independent agar bisa dibuka atau ikut dalam Pilpres di tahun 2019, bagaimanapun kita sebagai warga Negara mempunyai hak untuk dipilih dan memilih, sesuai yang diatur dengan Undang – Undang Dasar 1945 pasal 28 yakni masyarakat berhak dipilih dan memilih”, Jelasnya

Meski telah mengetahui bahwa Capres dan Cawapres di Pemilu Tahun 2019 ini telah ditetapkan, Imran selaku Korlap Aksi mengatakan bahwa 60 hari sebelum pemilihan pihaknya masih bisa mengajukan.

“Memang kita sudah tau tahapan sudah selesai tapi berdasarkan Undang – Undang KPU 237 kan ada jelas bahwa sebelum 60 hari kita masih bisa mengajukan, tidak ada yang tidak bisa”, Tambahnya.

Menanggapi hal tersebut A. Warits, Ketua KPU Sumenep mengungkapkan gagasan dari massa tersebut merupakan bentuk kekayaan dari pemikiran, namun berdasarkan perundang – undangan itu tidak mengakomodir calon dari independent untuk Capres dan Cawapres.

“saya piker itu baik sebagai kekayaan pemikiran kita, tetapi secara peraturan perundangan sampai saat ini tidak mengakomodir calon dari Independent untuk Capres dan Cawapres sehingga organisasi ‘Tikus Pithi’ akan menempuh jalur hukum melauli Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menguji undang – undang itu”, Ungkapnya.

Warits juga menjelaskan bahwa pihaknya menerima gagasan tersebut dengan baik, ia juga mengungkapkan akan mengkomunikasikan hal tersebut seperti Rakor (Rapat Kordinasi) untuk dikomunikasikan kepada KPU Provinsi, namun menurut peraturan perundang – undangan, hingga saat ini belum bisa mengakomodir Capres dan Cawapres dari jalur Independent.

“KPU tentunya akan terima gagasan itu, lalu nanti akan kami komunikasikan di forum – forum misalnya rakor untuk disampaikan kepada KPU ditingkat Provinsi, namun ya begitulah peraturan perundangan kita yakni tidak bisa mengakomodir Capres dan Cawapres di jalur Independet”,Tutupnya.(Ris/red)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.