Senin , 29 November 2021
Home / Sumenep / “ Pemuda Sumenep Kecam SKPD Pemkab Sumenep Yang Hanya Jadi Benalu “

“ Pemuda Sumenep Kecam SKPD Pemkab Sumenep Yang Hanya Jadi Benalu “

focusmadura.com-demo APS ke kantor Pemkab Sumenep

APS Desak Pemkab Sumenep Lengserkan Kepala Dinas Yang Tak Produktif

Sumenep- Aliansi Pemuda Sumenep (APS) melakukan aksi demonstrasi di kantor Pemerintah Kabupaten  Pemkab Sumenep, dalam aksi demonstrasi kali ini APS kritisi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah SKPD di nilai tidak produktif. Dan juga mendesak pemerintah Kabupaten Sumenep melengserkan oknum kepala Dinas yang tidak produktif

Koordinator lapangan Imam Arifin dalam orasinya mendesak pemerintah untuk melengserkan kepala dinas yang tidak produktif, karena ia menilai SKPD yang tidak produktif terkesan hanya sebagai formalitas saja.

“Kami meminta kepada Bupati untuk mengevaluasi menjelang mutasi jabatan,” teriaknya (21/04/2016)

APS  juga menilai terdapat 5 SKPD di lingkungan Pemkab Sumenep yang kinerjanya tidak produktif dan gagal dalam melaksanakan fungsinya, seperti Dinas Pendidikan, telah gagal meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Sumenep, dan tidak punya terobosan baru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumenep.

“Itu di lihat dari minimnya fasilitas pendidikan di kabupaten Sumenep, sementara program KF tidak memberikan solusi mengatasi buta aksara di Sumenep,” ucapnya

Selain itu kurangnya guru di kepulauan maupun daratan kisarannya sekitar 1000 lebih guru, hal lain yaitu bantuan pendidikan yang tidak merata, bantuan yang diserap dari APBD Sumenep.

“Dinas PU CIPTA KARYA telah gagal mengentas terjadinya banjir di wilayah perkotaan, salah satunya di depan kantor PU Cipta Karya sendiri, Jln Seludang, Jl Basuki Rahman, Jl Adi Rasa, juga gagal menciptakan lahan hijau,” ucapnya

Dikatakan oleh Imam Arifin DISBUDPARPORA, gagal menjalani 3 fungsi pokok, yaitu tidak adanya dewan kesenian di Sumenep, tidak pernah melakukan inventarisasi situs peninggalan bersejarah, hingga banyak dimiliki kabupaten lain, dan tidak melakukan perawatan terhadap situs peninggalan sejarah Sumenep, yang mulai hancur dimakan usia.

BAPPEDA setengah hati dalam meningkatkan pembangunan di Sumenep, hal itu dilihat dari molornya RIPDA sampai saat ini tidak selesai, pembentukan forum CSR telah mandeg karena ada pembiaran dari dinas terkait.

“Tidak adanya pressure kuat dari BAPPEDA dalam pembahasan Perda CSR di DPRD Sumenep untuk segera menyelesaikannya,” ucapnya

RSUD Kabupaten Sumenep juga tidak luput dari sorotan pemuda Sumenep, dinilai telah gagal meningkatkan pelayanan kesehatan di kabupaten Sumenep dengan, sehingga banyak pasien yang di rujuk ke Pamekasan dan daerah lain.

Dikatakannya semua kebobrokan yang dilakukan oleh dinas perlu di evaluasi oleh Pemkab Sumenep, menjelang mutasi jabatan.” hingga misi pembagunan yang direncanakan tidak hanya isapan jempol belaka,”tegasnya.(sym/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *