Minggu , 28 November 2021
Home / Sumenep / Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

Pemkab Sumenep Tak Berdaya Dikandang Sendiri

focusmadura.com-Sym-pembangunan pasar Anom

Pembangunan Pasar Anom Molor Pemkab Terkesan akan Tangan

Sumenep- Pembangunan pasar anom Kabupaten Sumenep pasca kebakaran tahun 2007 lalu dapat dipastikan molor, Karena pemerintah Kabupaten Sumenep terkesan tak berdaya dalam persoalan klasik ini, hal ini terbukti dalam mengawal  terselesainya pembangunan pasar anom tersebut.

Dalam penjelasan nya Kepala Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Kabupaten Sumenep Didik Untung Syamsidi, mengatakan, dalam pembangunan pasar anom Sumenep ini,  pihaknya hanya berharap kepada investor, dalam persoalan menyelesaikan pembangunan pasar anom sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh investor sendiri, untuk pemerintah Sumenep sendiri tidak tidak punya kewenangan untuk mendesak investor untuk segera secepat mungkin menyelesaikan pembangunan.

“hal itu bukan tugas kami itu tugas pelaksana(investor), kami tetap akan melakukan koordinasi melalui tim teknis kami,Selasa (12/04/2016)”ungkapnya

Ia menambahkan melalui tim teknis yang dalam naungan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKA), hanya sekedar melakukan pemantauan saja, terhadap pekerjaan investor dalam pembangunan Pasar Anom, karena pembangunan pasar aonom tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Pemkab.

Sementara itu State Manager Trisna Karya Maryadi, menjelaskan bahwa, molornya pembangunan pasar anom ini, beralasan karena terkendala oleh pengkondisian toko yang berada di areal pembangunan pasar Anom, sehinga pembangunan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, karena pada awal pembangunan sempat terhenti untuk mengkondisikan toko-toko tersebut,

“waktu itu kami cukup lama dalam menertibkan toko-toko itu hingga molor, itu yang menghambat pembangunan,”ucapnya

Sementara sampai saat ini pembangunan pasar anom tersebut sudah mencapai 76 persen, dengan sisa kontrak sampai sesuai dengan kesepakatan Juli 2016, pihanya PT Trisna Karya tetap mempunyai keyakinan dapat menyelesaikannya.(sym/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *