Rabu , 26 Januari 2022
Home / Sumenep / Masegit Laju, Masjid Tertua di Sumenep

Masegit Laju, Masjid Tertua di Sumenep

Masjid Al-Mukmin atau Masjid Laju Sumenep

Sumenep-, Masjid Al-Mukmin Sumenep atau yang lebih dikenal sebagai Masegit Laju menjadi masjid tertua di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Masegit laju yang dalam bahasa Indonesia Masjid Lama terletak di Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota Sumenep atau di depan Rumah Dinas Bupati. Masjid ini dibangun oleh Raden Aryo Pangeran Anggadipa pada tahun 1626 hingga 1644. Bahkan Masegit Laju juga merupakan bukti berkembangnya Islam di kabupaten paling ujung timur Pulau Madura.

Pintu masuk Masjid

Sampai saat ini kondisi bangunan masih terjaga keasliannya, seperti halnya bangunan menara masjid yang dahulu digunakan untuk tempat adzan. Termasuk prasasti yang masih menempel di dinding bangunan masjid bertuliskan aksara jawa.

Selain itu, bentuk bangunan masjid juga masih terlihat kokoh dengan 4 pilar penyangga. Terdapat juga jendela yang berukuran besar dan pintu masuk masjid yang berjumla tiga buah menunjukkan keaslian bangunan tersebut.

“Masjid ini dibangun oleh Raden Aryo Pangeran Anggadipa pada tahun 1626 hingga 1644, konon ceritanya,” Jelas R. Hasan Busri, Pengurus Masjid Laju.

Prasasti Kuno yang masih menggunakan aksara jawa

Hasan menjelaskan, dalam sejarahnya Masegit Laju ini dibangun dengan cara Raden Aryo Pangeran Anggadipa menepuk tanah sebanyak tiga kali, dan disaat itu pula masjid tersebut berdiri.

“Masjid ini lebih dikenal dengan sebutan masjid laju oleh masyarakat karena memang masjid ini merupakan masjid terlama berdirinya, bahkan masjid ini usianya lebih tua 100 tahun dengan Masjid Agung Sumenep atau Masjid Jamik,” ungkapnya.

Menara Masjid yang dulu digunakan untuk Adzan

Dengan sejarah yang dimiliki Masegit Laju menjadi daya tarik pecinta sejarah masalalu, karena tersimpan peradaban Islam di Bumi Sumenep.

Hingga saat ini, Masegit Laju atau Masjid Al-Mukmin tetap digunakan oleh masyarakat Sumenep termasuk dari luar daerah untuk menunaikan sholat lima waktu dan kegiatan keagamaan. (Ris/Sup)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.