Rabu , 26 Januari 2022
Home / Kepulauan / KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. Namun fakta hari ini mengatakan berbeda, lantaran kebijakan Bupati Sumenep selaku pemegang kebijakan penuh, malah tidak berpihak ke masyarakat Kepulauan, terlebih ditengah merosotnya perekonomian ditengah pandemi covid-19 saat ini.

Hal tersebut terungkap jelas pada kebijakan program pemerintah kabupaten Sumenep, terkait penguatan lumbung pangan yang tercatat ada 9 titik lokasi, tidak satupun yang dialokasikan dikepulauan, terlebih wilayah kepulauan memiliki luasan lahan sawah pertanian ada di Pulau Kangean.

Bantuan hibah berupa barang program pembinaan lingkungan sosial pada kegiatan bantuan sarana produksi bagi masyarakat atau kelompok masyarakat tersebut, merupakan program yang menyerap APBD tahun anggaran 2020, dengan keputusan Bupati Sumenep pada nomor 188/193/KEP/435.013/2020 tertanggal 05 Maret 2020 lalu.

” Nampak jelas bahwa Bupati Sumenep hanya sekedar seremonial saja bagi masyarakat Kepulauan selama ini, sehingga terlihat jelas ketimpangan keberpihakan pimpinan daerah terhadap masyarakatnya “, ungkap anggota DPRD Sumenep dapil kepulauan,Badrul Aini.

Badrul Aini juga menambahkan, dirinya merupakan wakil masyarakat kepulauan khususnya dapil 6, yang di sumpah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kepulauan, jadi sangat wajar apabila kami menuntut keadilan anggaran yang proporsional, apalagi kalau berbicara sektor pertanian, lahan sawah seluruh kecamatan yang ada di daratan, bahkan 25 kecamatan ketika dikumpulkan jumlah luasannya, masih kalah dengan luas lahan pertanian di kepulauan kangean, namun saat ini faktanya malah berbalik,dimana pemerintah daerah (Bupati) masih tetap memprioritaskan daerah daratan.

” Kita bahkan sampai memohon untuk dianggarkan sektor pertanian dan ketahanan pangan di PAK 2020, namun faktanya anggaran PAK 2020 untuk lumbung pangan habis tercoret karena kebijakan penyertaan modal ke BPRS sampai 50 milyard, dampaknya anggaran sektor ketahanan pangan kepulauan juga dihapus, beginikah politik anggaran itu? , ungkap Badrul.(Arief/Han)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

PEMKAB SUMENEP BERPOTENSI PECUNDANGI PTUN?(1)

Sumenep-, Menjelang pelaksanaan PILKADES serentak di Kabupaten Sumenep tahun 2021, segala kesiapan pun telah dipersiapkan, …

MAFIA PUPUK SEMAKIN MERAJALELA, ADA APA DENGAN DISPERTAHORTBUN SUMENEP

Sumenep-, Polemik berkepanjangan tentang pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep semakin memanas, usai mendapat kecaman keras …

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.