Rabu , 26 Januari 2022
Home / Kepulauan / KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 nanti, dan diikuti oleh dua pasangan calon. Berbagai upaya untuk mendulang suara secara maksimal pun terlihat dilakukan oleh kedua paslon, namun ada ada yang berbeda kali ini, dimana Kepala Desa Sawah Sumenep, didapati tengah melakukan perbuatan melawan hukum, yakni dengan melakukan money politik yang mengarah ke salah satu paslon.

Hal tersebut dikemukakan oleh koordinator Lembaga Pemantau Program Pemerintah (L3P) Sumenep, Candra Hasan, yang menuturkan bahwa berdasarkan hasil investigasi timnya, didapati sosok Kepala Desa Sawah Sumur Kecamatan Arjasa, terlihat dengan sengaja dan lebih terkesan menginginkan perbuatannya tersebut didokumentasikan oleh rekannya, dengan memegang sejumlah uang yang disertai lembaran gambar salah satu paslon Pilkada Sumenep.

“ saya terima laporan dari tim saya di Kepulauan Kangean, dan dari pengamatan kami, bahwa mutlak perbuatan sang Kepala Desa yang dengan sengaja mendokumentasikan momentum tersebut, sehingga disinyalir kuat Kepala Desa Samsuri terlibat langsung praktik money politik “, ungkap Candra Hasan.

Candra hasan juga menambahkan bahwa dengan fenomena perbuatan melawan hokum tersebut, pihak-pihak yang berwajib dalam mengusut persoalan ini, untuk dengan segera memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, karena seharusnya sesosok Kepala desa yang juga selaku pejabat Negara, wajib netral dan tidak turut serta secara langsung dalam perhelatan politik kepala daerah, sebagaimana yang dimaksud dalam UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 187A, tentang pemilihan kepala daerah.

“ persoalan ini sudah sangat terang benderang, monggo pihak yang berwajib untuk memprosesnya sesuai aturan undang-undang yang berlaku, karena sangat naïf apabila pihak Bawaslu mendiamkan perbuatan Kepala Desa tersebut, dan yang pasti dalam waktu dekat akan kami laporkan secara resmi “, terangnya.

Seperti diketahui bahwa perbuatan tersebut telah melanggar undang-undang no.10 pasal 187A tahun 2016, yakni  (1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi Pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).

(2) Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1).(Muhammad al-faruq)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

PEMKAB SUMENEP BERPOTENSI PECUNDANGI PTUN?(1)

Sumenep-, Menjelang pelaksanaan PILKADES serentak di Kabupaten Sumenep tahun 2021, segala kesiapan pun telah dipersiapkan, …

MAFIA PUPUK SEMAKIN MERAJALELA, ADA APA DENGAN DISPERTAHORTBUN SUMENEP

Sumenep-, Polemik berkepanjangan tentang pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep semakin memanas, usai mendapat kecaman keras …

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.