Rabu , 1 Desember 2021
Home / Sumenep / Gagal Menuntaskan Program 99 Hari Bupati Sumenep Di Demo

Gagal Menuntaskan Program 99 Hari Bupati Sumenep Di Demo

focusmadura.com-aksi Mahasurya di depan kantor Pemkab Sumenep

Mahasiswa Sumenep Pinta Langkah Tegas Kepala Daerah

Sumenep-Dinilai gagal program unggulan 99 hari Bupati Sumenep A Buya Busyro Karim, dan Wakil Bupati Ahmad Fauzi, mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Sumekar Raya (Mahasurya) serbu kantor kantor Bupati Sumenep

Dalam orasinya Bisri Gie selaku koordinator aksi mempertanyakan kerja 99 hari masa pemerintahan Bupati dan wakil Bupati dinilai telah gagal hanya isapan jempol belaka, dalam 99 hari pemerintah sebelum sepenuhnya bekerja keras.

“Hari ini kami datang mempertanyakan program unggulan 99 hari, Bupati Sumenep telah gagal melaksanakan program itu,”terangnya Rabu (25/05/2016)

Berikut kegagalan program unggulan 99 hari yang dinyatakan gagal oleh mahasiswa, antaranya Wirausaha muda, merupakan program balas budi politik, menurut mahasiswa program tersebut siapa yang dekat mendapatkan program tersebut.

“Revitalisasi pasar, belum ada langkah kongkrit untuk membuat pasar tradisional tidak kumuh, dan strategi revitalisasi pasar tradisional tidak berdampak sistemik,”ungkapnya

Selain itu optimalisasi pelayanan rumah sakit, sampai sekarang tidak ada perubahan dari segi pelayanan kesehatan dan tidak ada peningkatan SDM.

Penataan taman bunga sebagai wisata kota gagal dalam penataan dan relokasi PKL,  selain itu penataan dan penertipan perijinan, dimana BPPT tidak merilis rumah makan yang tidak berijin serta banyak rumah makan menyalahi aturan.

“Pembanguna RTH, merupakan program main-main, dan tidak produktif, absen online telah gagal mengubah perilaku pegawai di lingkungan Pemkab”teriaknya.

BUM -Des masih belum melakukan penataan kelembagaan desa yang tidak berjalan maksimal, hingga BUMDES menjadi masalah baru di desa. Selain itu Serap Aspirasi untuk RPJMD dimana tantangan RPJMD tak mengakomodir semua rencana pembangunan Sumenep, bahkan program unggulan tak muncul di RPJMD.

“oleh karena itu kami mendesak pemerintah yang dipimpin Busyro Karim Ahmad Fauzi mengambil langkah  langkah tegas, dalam merealisasikan program yang telah di sajikan kepada masyarakat Sumenep,”tegasnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *