Minggu , 28 November 2021
Home / Sumenep / Gagal Dapat Bantuan Modal, Petani Tembakau Kecam Pemkab Sumenep

Gagal Dapat Bantuan Modal, Petani Tembakau Kecam Pemkab Sumenep

focusmadura.com-tanaman tembakau petani Sumenep

Tahun 2016 Petani Tembakau Dipastikan Gagal  Dan Terpuruk

Sumenep- Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2016, yang awalnya anggaran 5 Milliard ini direncanakan akan di berikan ke 250 kelompok tani, yakni tiap kelompok petani (Poktan)  mendapatkan bantuan sebanyak Rp 20 juta, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep gagal realisasikan bantuan penguatan modal kepada petani tembakau, dengan alasan adanya perubahan aturan.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas kehutanan dan perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, Joko Suwarno menjelaskan, alasan tidak terealisasinya dana penguatan modal yang diambil dari anggaran (DBHCHT) tahun 2016 kepada petani tembakau, karena berkenaan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2016  tentang Penggunaan, Pemantauan, Dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.

“Karena terbit dua peraturan itu, maka terpaksa program itu tidak kami direalisasikan, kepada petani tembakau tahun 2016 ini,”ucapnya Selasa (10/05/2016)

Joko menambahkan, bahwa meski dana penguatan modal sebesar Rp 5 miliar gagal terealisasikan kepada petani tembakau, akan tetapi para petani tetap mendapatkan bantuan, yakni berupa bantuan sarana, handtractor, motor roda tiga, dan pompa air, dalihnya.

Terkait perubahan tersebut, Abu Bakar, petani Tembakau, mengaku sangat kecewa, karena jika memang seperti itu alibi pemerintah daerah yang terkendala oleh peraturan baru, maka dalam kondisi seperti ini pemerintah daerah Kabupaten Sumenep sebaiknya mencari solusi agar kami mendapatkan bantuan modal.

“ kerja pemerintah kan bagaimana cara nya agar rakyatnya sejahtera, jadi Pemkab Sumenep harus dapat cari solusi dalam persoalan ini, agar kami mendapatkan bantuan modal pada musim tanam tembakau tahun ini, jika tidak, maka musim tanam tahun ini kami akan merugi dan sengsara “, kecam Abu Bakar.(syem/ros/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *