Senin , 29 November 2021
Home / Sumenep / DPRD Sumenep : Kades Malas Tebus Rastra Warga Kembali Jadi Korban

DPRD Sumenep : Kades Malas Tebus Rastra Warga Kembali Jadi Korban

focusmadura.com-stock raskin di gudang Bulog Sumenep

Soal Rastra, Pemkab Sumenep Jangan Hanya Jadi Penonton

Sumenep- Persoalan beras miskin di Kabupaten Sumenep membuat sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten DPRD Sumenep Geram, dan  mendesak desak kepala untuk menebus jatah batuan beras untuk keluarga sejahtera (rastra) tahun 2015, karena dinilai akan menghambat pendistribusian (Rastra) tahun berikutnya.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep. A Hamid Ali Munir, mengatakan desa yang belum  sama sekali melakukan penebusan Rastra pada tahun 2015 lalu, hendak sesegera mungkin melakukan penebusan agar tidak mengganggu kepada pendistibusian tahun 2016 ini.

“karena ini kan kewajiban desa untuk melakukan penebusan, yang seharusnya dilakukan penebusan setiap bulan ternyata sampai saat ini banyak yang belum melakukan penebusan,”teranganya

Ia menambahkan untuk pihak kecamatan dan desa selaku pemerintahan dibawahnya selalu aktif melakukan komunikasi, sehingga desa dapat melakukan penebusan  jatah rastra tersebut, jika  desa  tak kunjung melakukan penebusan dipastiakan akan mengganggu kepada pendistribusian raskin berikutnya tahun 2016 ini.

“ Pemkab Sumenep juga harus pro-aktif dalam persoalan ini, bukan malah membiarkan seperti saat ini “, cetus Hamid.

Karena menurutnya dalam persoalan ini, lagi-lagi rakyat yang jadi korban nya, pemerintah daerah seharusnya lebih pro-aktif dalam persoalan ini ”jika tak menebus konsekwensinya itu kembali kepada masyarakat itu sendiri,”terangnya Kamis (28/04/2016)

Dikatakanya  pemerintah daerah Sumenep memang tak punya kewenangan dalam melakukan desakan kepada desa yang belum melakukan penebusan Rastra, kepada desa yang mendapatkan jatah tahun 2015 lalu.,dalam hal ini perlu kiranya ada komunikasi kepala desa dengan masyarakat penerima manfaat, lalu lakukan penebusan biar tidak berefek kepada masyarakat penerima manfaat,”harapnya. (sym/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *