Senin , 29 November 2021
Home / Hukum / Bela PT Trisna Karya Soal Pembangunan RSUD Sumenep,  DPRD Pertanyakan Peran Pemkab Sumenep

Bela PT Trisna Karya Soal Pembangunan RSUD Sumenep,  DPRD Pertanyakan Peran Pemkab Sumenep

focusmadura.com-doc

Pemkab Sumenep Lindung Kontraktor Nakal

Sumenep– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, pertanyakan Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab Kabupaten Sumenep Agus Dwi Syaputra ngotot membela PT Trisna karya kontraktor pembangunan gedung baru ICU RSUD Moh Anwar Kabupaten Sumenep, yang kisruh diperbicangkan oleh sejumlah kalangan.

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Abd. Hamid Ali Munir merasa heran kepada Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab Sumenep sangat ngotot membela PT Trisna Karya, menurutnya sejumlah kalangan wajar mempertanyakan track record PT Trisna Karya dalam melaksanakan pembangunan gedung gedung ICU RSUD Moh Anwar.

“kenapa sampai sebegitunya Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab membela pemenang tender proyek gedung ICU RSUD Moh. Anwar, PT Trisna karya,”ucanya Selasa (14/06/2016)

Lebih lanjut ia menceritakan pada saat pemanggilan pemanggilan Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab Sumenep saat hendak mengklarifikasi pembangunan anggaran proyek gedung ICU RSUD Moh. Anwar, agar pelaksanaan proyek sesuai prosedur, malah mendapat pembelaan dari Agus Dwi Syaputra Kepala Tapem Sumenep.

“Dia bilang jika PT Trisna Karya memang layak menjadi pemenang dibandingkan dengan 3 rekanan lain,”ucapnya (14/06/2016)

Meskipun sebenarnya Dia mengetahui jika PT Trisna Karya bermasalah dan sempat blacklist, dan tidak mengerjakan proyek selama 2 tahun, alasanya PT Trisna Karya kontraktor pembangunan gedung baru RSUD Moh Anwar Sumenep bermasalahnya di luar Sumenep.

Terkait persoalan ini, Sekda Kabupaten Sumenep, Hadi soetarto, ketika dihubungi via telphone seluler, terkesan tidak tahu menahu dan mengarahkan untuk mewawancarai Bagian Tapem langsung.

Seperti diketahui, salah satu aktifis pemuda di Sumenep, menuding dalam memuluskan langkah kontraktor nakal ini pada proses tender, disinyalir ada praktik persaingan tidak sehat, sehingga PT Trisna Karya dengan penawaran yang lebih tinggi dapat memenangkan tender dengan nilai milliaran rupiah tersebut, dan kontraktor ini juga masih bermasalah dalam proses pembangunan pasar anom baru Sumenep.(syem/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *