Senin , 29 November 2021
Home / Sumenep / Angka Buta Aksara Masih Tinggi, Kinerja Disdik Sumenep Dipertanyakan

Angka Buta Aksara Masih Tinggi, Kinerja Disdik Sumenep Dipertanyakan

focusmadura.com-peserta KF di Sumenep

Dengan Biaya Besar, Keaksaraan Fungsional Masih Belum Optimal

Sumenep-  Berbagai cara pemerintah untuk mengentaskan masyarakat yang masuk dalam kategori buta aksara, namun berbeda dengan di Kabupaten Sumenep, berdasarkan data yang diterima dari sensus penduduk tahun 2010, yaitu sebanyak 134.540 orang di Sumenep masuk dalam kategori buta aksra, dan saat ini menyisakan sebanyak 57.850 orang.

Persoalan tesebut menuai respon dari beberapa kalangan masyarakat, salah satu nya adalah, Ach. Taufik, pemerhati keaksaraan fungsional ini menjelaskan bahwa dalam program pengentasan buta aksara ini, pihak pemerintah sendiri jangan melaksanakan dengan mengedepankan anggaran saja, terbukti setiap kali pelaksanaan pembelajaran di setiap PKBM di Sumenep, harus menunggu anggaran cair.

“ dari kondisi tersebut saya menyimpulkan program pengentasan buta aksara ini hanya sekedar jadi ajang aji mumpung saja “, tegasnya.

Taufik menambahkan bahwa seharusnya pihak pemerintah membuat sebuah wadah yang terpusat, sehingga pemantauan pelaksanaan PKMB pun mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat, yang nantinya membangkitkan rasa bersaing para peserta didik dari  setiap PKMB ini dan tercipta rasa antuasiame yang tinggi untuk ikut serta dalam program pemerintah tersebut.

Menanggapi  persoalan tersebut, Kabid pendidikan luar sekolah, Misbahul Munir, mengaku pihaknya telah mengintensifkan progran pengentasan butra aksara tersebut, dengan menggelar berbagai pembelajaran terhadap masyarakat, yang dikemas seperti pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep. Dan pada tahun ini pelaksanaan pembelajaran di setiap PKMB dengan target sebanyak 7 ribu orang ini di biayai oleh pemerintah dengan serapan anggaran dari APBD Sumenep dan APBN tahun 2016, sebesar Rp. 2 Milliard.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *