Rabu , 26 Januari 2022
Home / Sumenep / Akademisi : Akuntabilitas dan Kredibiilitas Pimpinan Birokrasi Sumenep Dipertanyakan

Akademisi : Akuntabilitas dan Kredibiilitas Pimpinan Birokrasi Sumenep Dipertanyakan

focusmadura.com-apel PNS Pemkab Sumenep

Perekrutan Dan Promosi Jabatan Kepala Dinas Tidak Sehat, Sangat Berpengaruh Pada Kinerja Nya

Sumenep- Bobroknya pelayanan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dinilai akibat faktor pimpinan Satuan Perangkat Daerah (SKPD) setempat yang akuntabilitas serta kredibilitas belum memenuhi standart, sehingga dalam memimpin jalannya pemerintahan di masing-masing dinas belum ada program yang menonjol.

Padahal pimpinan SKPD semestinya memimiliki presentasi persoalan dibidangnya masing-masing, sehigga program yang dijalankan tidak semata-mata hanya menghambur-hamburkan anggaran, tetapi dapat memberikan kontribusi yang menjadi solusi bagi masyarakat dalam meningkatkan taraf ekonominya.

“Dari pengamatan kami kondisi birokrasi di daerah ini berjalan biasa saja, tidak ada yang menonjol. Makanya yang mau jadi kepala dinas harus di presentasi dengan persoalan yang dihadapi di bidangnya, kemudian bagaimana cara menyelesaikan dalam tiga tahun ke depan,” kata Moh. Hidayaturrahman, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Wiraraja, Kabupaten Sumenep.

Disebutkan, bahwa setelah menyelesaikan persoalan yang di presentasikan, kemudian orang calon kepala dinas itu diuji dengan tim ahli dibidang tersebut, sehingga kemampuan yang dimilikinya tidak diragukan, maka ketika sudah menjadi pimpinan SKPD bisa memiliki tanggungjawab penuh dalam menjalankan program yang benar-benar menjadi penunjang terhadap kesejahteraan rakyat.

“Jadi kalau untuk menciptakan birokrasi berkinerja baik, maka harus mengutamakan apresiasi dan reward bagi yang berprestasi, kemudian mereka diberi tugas ke pulau untuk berkarya selama setahun di pulau. Jika sudah sukses berkarya dan berprestasi di wilayah kepulauan, dinaikkan jabatan, tunjangannya atau disekolahkan,” jelasnya.

Menurut dia mengatakan, dengan banyaknya kepulauan di daerah ini jangan hanya jadikan tempat pembuangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bermasalah saja, tetapi harus dijadikan tempat orang yang ingin menjadi kepala dinas untuk berkarya. Sebab jika mereka berhasil bekerja dengan baik dikepulauan, kemungkinan besar mereka akan semakin baik ketika sudah bekerja di wilayah daratan.

“Kalau di daratan saja mereka bermasalah, lalu di pulau pasti lebih bermasalah, karena di pulau minim pengawasan. Di darat saja yang ada pengawasan masih bermasalah, apalagi di pulau,” terangnya.

Selama ini pimpinan birokrasi di daerah ujung timur pulau garam ini banyak yang tidak memenuhi syarat untuk disebut akuntabel dan kredibel, karena dalam mengukur itu harus bisa mempresentasikan persoalan di bidang dimana mereka ingin menjadi kepala dinas, setelah itu kemudian juga menyampaikan program dan solusi yang akan dilakukan agar orang tersebut ketika sudah menjadi pimpinan birokrasi benar-benar berjalan sesuai bidangnya.

Semestinya dalam menentukan pimpinan birokrasi seleksinya lebih terbuka dan melibatkan beberapa elemen, seperti akademisi dan lainnya yang ada hubungannya dengan bidang-bidang tersebut, sebab meskipun jabatan karir tetapi mereka nanti akan mengurus kepentingan publik, sehingga jangan sampai memilih orang yang tidak kompeten agar rakyat tidak menjadi korban.(Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.