Sabtu , 15 Mei 2021
Home / Lifestyle / Serunya Saksikan Keindahan ‘ SuperMoon ‘ Bersama Ghai’ Bintang Sumenep

Serunya Saksikan Keindahan ‘ SuperMoon ‘ Bersama Ghai’ Bintang Sumenep

iimg_0492copy

‘ Supermoon‘ Fenomena Astronomi Langka Yang Unik Dan Indah

Sumenep- Tidak mau ketinggalan pada fenomena astronomi pada tanggal 14 November 2016 malam, dimana 14% penampakan bulan lebih besar daripada penampakan bulan pada umum nya,  para pemerhati astronomi ini menjelaskan bahwa inilah fenomena astronomi supermoon atau fullmoon,  dimana siklus fenomena astronomi tersebut tergolong langka,  karena hanya terjadi dengan rentang waktu yang cukup lama.

Menurut salah satu siswi SMPN 1 Sumenep, Rena, bahwa inilah kali pertama dirinya menyaksikan langsung penampakan fenomena astronomi ‘Supermoon’ atau yang disebut ‘fullmoon’, Rena yang masih duduk di bangku kelas 9-7 ini, mengaku cukup rutin menyaksikan beberapa kali fenomena astronomi selama bergabung di komunitas pecinta Astronomi Gahi’ Bintang ini.

“ saya tidak pernah ketinggalan untuk menyaksikan setiap fenomena-fenomena astronomi, karena selain dapat melihat langsung anugerah yang maha Agung, ada unsur edukasi yang sangat bermanfaat bagi kami “, ungkapnya.

img_00452
focusmadura.com-anggota komunitas Gai’ Bintang Sumenep sedang asik saksikan ‘ supermoon’(faris-focusmadura.com)

Januar Herwanto,  ketua komunitas pecinta astronomi Ghai’ Bintang Sumenep,  menjelaskan bahwa inilah penampakan ‘supermoon’,  Januar mengaku telah cukup lama mempelajari dan mengamati fenomena demi fenomena astronomi yg telah terjadi selama beberapa tahun ini,  dan pada supermoon kali ini,  fenomena langka, unik dan indah ini pertama kali disaksikannya,  beserta para siswa dan siswi,  serta masyarakat setempat, yang dilihatnya secara langsung dan detail, dengan bantuan alat meodern Teleskop, di halaman luar stadion A’Yani Panglegur Sumenep.

Komunitas Ghai’ Bintang yg didalangi langsung oleh Januar Herwanto sejak beberapa tahun lalu,  memiliki misi,  yakni ingin berbagi pengetahuan tentang astronomi dan sebagai media untuk menikmati dan mensyukuri Anugerah tuhan yang maha agung, atas keindahan yang telah dianugerahkan kepada ummat manusia melalui berbagai fenomena astronomi.

Disisi lain, sesuai dengan tradisi masyarakat madura sejak dahulu kala,  dimana sebagian besar penduduk di pulau garam ini, menggantungkan hidupnya pada  luas lnya lautan,  dan ada juga yg bercocok tanam, yang masa-masa nya didasari oleh pergerakan fenomena astronomi,  dan menurut Januar,  bahwa pada saat itu yang pasti masih sangat serba keterbatasan fasilitas dan keterbatasan alat, namun dapat memprediksi dengan baik, sehingga disitulah manusia yang hidup pada zaman sekarang yang serba modern ini,  harus mensyukuri dan tetap ikhtiar kepada tuhan Yang Maha Esa, ungkap Januar Herwanto.(faris/Ros/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang, tsu yang artinya pelabuhan, dan nami yang artinya gelombang. Tsunami dikenal sebagai gelombang pelabuhan …

5 Pemikiran Gila Bob Sadino yang Bisa Memotivasi Anda Untuk Sukses

Lifestyle- Pemikiran gila Bob Sadino kerap mempengaruhi banyak orang dalam dunia wirausaha. Bagaimana tidak, pemikirannya …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Inilah Potret Blusukan Ala Nia Kurnia Fauzi

Sumenep-, Siang itu dengan cuaca yang panas menyengat, Nia Kurnia Fauzi, Istri orang nomor dua …

Festival Batik Abaikan Keindahan Taman Adipura Sumenep

Sumenep – Pagelaran Festival Batik On The Street menyisakan pemandangan yang tidak enak, hal tersebut dibuktikan …

Dunia Pariwisata Sumenep Menjadi Primadona Bagi Wisatawan Asing

Sumenep – Kunjungan ratusan wisatawan asing ke Kabupaten Sumenep mulai menggeliat, terbukti pada trip ke dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *