Kamis , 21 Oktober 2021
Home / Hukum / Polres Sumenep Disinyalir Tak Serius Tangani Laporan Dugaan Korupsi 4,5 Milliard

Polres Sumenep Disinyalir Tak Serius Tangani Laporan Dugaan Korupsi 4,5 Milliard

korupsi-ilustrasi

Terkesan Lamban, Penyidik Berdalih Penanganan Kasus TIPIKOR Tidak Mudah

Sumenep- Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Polda Provinsi Jawa Timur dengan nomor B/7712/VII/2015/Ditreskrimsus tertangal 27 Juli 2015 tentang pelimpahan pengaduan mayarakat. Yakni terkait kasus dugaan korupsi pembangunan korupsi pembangunan kantor baru Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP dan KB) setempat yang menelan anggaran sebesar Rp4,5 miliar.

Aktifis Anti Korupsi Sumenep Corruption Watch (SCW) Junaidi, mengaku kecewa kepada kinerja parat kepolisian setempat. Dirinya menduga ada upaya-upaya yang dilakukan oleh oknum Polres Sumenep untuk menghilangkan kasus itu.

“ kasus korupsi ini sudah memakan waktu satu tahun lama nya, bagaimana publik tidak curiga jika hingga saat ini tidak ada kejelasan dari segi penanganan penyeledikannya “, ungkapnya.

Menurut Junaidi, surat tersebut baru mendapat respon dari Polres Sumenep tahun 2016. Itu dibuktikan dengan diterbitkannya surat petintah tugas nomor SP-Gas/104/VII/2016Satreskrim tertanggal 25 Juli 2016. ”Jadi, satu tahun kasus ini mengendap di polres,” katanya.

Junaidi menambahkan bahwa dalam kasus dugaan korupsi dua dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni dinas Kesehatan dan kantor BPMP-KB ini, pihaknya mengaku akan mengawal hingga tuntas. “ kami akan mengikuti perkembangan kasus dugaan korupsi ini, sejauh mana penanganannya, dan kami juga akan intens terus untuk mengekspose hasil perkembangan ke pihak Propam Polda Jatim, Kapolri, Kompolnas bahkan staff Kepresidenan, jika dalam penanganan kasus Korupsi ini tidak sebagaimana mestinya “, imbuhnya.

Menanggapi persoalan ini, Penyidik Pidkor Polres Sumenep Iptu Ach Supriyadi mengaku telah memeriksa lima saksi, “ ini tindak pidana korupsi, kami tentunya tidak akan gegabah untuk menjerat tersangka, serta membutuhkan waktu yang relatif lama “, dalihnya.

Seperti diketahui, proyek pembangunan dua kantor dinas baru ini, beralamatkan di Jl. Dr Cipto Kolor Sumenep yang dibiayai oleh APBN tahun 2014, dimana sebagai pengguna anggaran dalam proyek tersebut adalah Sekretariat daerah, Pemkab Sumenep.(arif/Ros/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *