Senin , 27 September 2021
Home / Sumenep / Polres Sumenep Amankan 70 Pengunjung Cafe Remang-Remang Tak Berizin

Polres Sumenep Amankan 70 Pengunjung Cafe Remang-Remang Tak Berizin

focusmadura.com-pengunjung ketika terjaring razia yang digelar oleh polres Sumenep

Polisi Amankan Sejumlah Minuman Beralkohol Dari Sejumlah Cafe

Sejumlah 70 pengunjung cafe remang-remang yang beroperasi tanpa izin di Sumenep, dini hari tadi terjaring operasi Pekat Polres Sumenep. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga mengamankan minuman beralkohol dari sejumlah tempat tersebut.

Menurut AKP Moh Heri, Kepala Satuan Bina Masyarakat, membenarkan atas operasi tersebut, menurutnya selama ini warga Kabupaten Sumenep resah dengan beroperasi nya beberapa Cafe remang-remang yang tak berizin tersebut. Yang selama ini beroperasi di JL Hp. Kusuma Kecamatan Kota Sumenep, dan di Desa Kertasada Kecamatan Kalianget.

“ kami berhasil mengamankan 70 pengunjung, diantaranya sebanyak 59 laki-laki, 11 perempuan, yang nantinya akan kami lakukan pembinaan yang setelahnya akan kami serahkan ke masing-masing pihak keluarga nya “,terang AKP Moh Heri.

focusmadura.com-pengunjung yang terjaring razia mengikuti pembinaan di aula Sutanto Mapolres Sumenep

Heri juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi di sejumlah lokasi cafe remang-remang tersebut, karena jika tidak dilakukan pengawasan secara terus menerus, maka para pemiliki café yang tak berizin ini akan beraksi kembali, dengan menyuguhkan hiburan malam di ruang tertutup tersebut.

“ jadi bagi pemilik café dan pengunjung café remang-remang yang bandel, nantinya akan kami tindak secara tegas sesuai dengan undang-undang “, tegas AKP. Moh Heri

Menanggapi hal ini, Agus Mulyono, warga kecamatan Kota Sumenep, sangat mengapresiasi tindakan Polres Sumenep atas maraknya cafe remang-remang di beberapa lokasi di Kabupaten Sumenep, yang menurutnya bahwa selama ini warga Sumenep resah dengan aktifitas beberapa café illegal tersebut.

“ semoga operasi tersebut terus dilakukan, karena khawatir setelah beberapa waktu kemudian para pemilik café remang-remang tersebut kembali beroperasi “, harapnya.

Selain itu menurut Agus, bahwa café-café yang dirazia tersebut kerap membuat gaduh lingkungan disekitarnya, dan juga beroperasi lewat tengah malam terlebih ketika sabtu malam. Agus juga berharap agar pemerintah Kabupaten Sumenep juga turun tangan dalam persoalan ini, “ Pemkab Sumenep Jangan Hanya Jadi Penonton Saja “, singgungnya.(ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *