Selasa , 3 Agustus 2021
Home / Sumenep / Pelayanan Puskesmas Di Sumenep Ternyata Masih Berbayar

Pelayanan Puskesmas Di Sumenep Ternyata Masih Berbayar

ilustrasi-puskesmas-arjasa-sumenep

Sejumlah Pasien keluhkan Pusesmas Berbayar, Yang Seharusnya Gratis

Sumenep- Sejumlah pasien di beberapa puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan Kabupaten Sumenep saat ini mulai mengeluhkan adanya penarikan biaya ketika berobat. Terbukti para pasien dipaksa mengeluarkan biaya lain untuk biaya penebusan obat.

Hal tersebut berdasarkan salah satu pasien, yang hendak berobat di salah satu puskesmas untuk memperoleh tindakan medis, namun pasien tersebut dipaksa untuk membeli obat.

Hal tersebut dikemukakan oleh aktifis Sumenep Independen (SI) Sahrul Gunawan menjelaskan, bahwa selayaknya puskesmas memberikan pelayanan dan oat gratisuntuk setiap pasien puskesmas di Sumenep, jika harus membayar lagi, lalu kemana anggaran Rp. 18 Milliard yang diperuntukan untuk untuk pelayanan dan obat gratis tersebut?, tanya Sahrul.

Berdasarkan hasil investigasi Sahrul, bahwa dengan menerapkan modus dengan dalih untuk membeli obat diluar Generik, para pasien dipaksa membuat pernyataan dengan isi untuk membeli obat diluar Generik tanpa paksaan, tindakan oknum puskesmas tersebut, tentunya merupakan indikasi untuk memperkaya diri sendiri.

“ pemerintah sudah membebaskan biaya bagi pasien yang berobat di puskesmas, kok kenapa puskesmasnya masih minta bayaran “, sentilnya.

Sahrul menambahkan bahwa indikasi-indikasi yang mengarah ke pungutan liar telah marak terjadi di puskesmas-uskesmas di Kabupaten Sumenep, sehingga pemerintah daerah Sumenep harus lebih ketat dalam mengawasinya, sehingga regulasi anggaran pelayanan gratis di Puskesmas transparan, atau tidak ada yang itutup-tutupi.

Sementara itu terkait persoalan ini, kepala dinas kesehatan Sumenep, Fatoni tidak dapat dihubungi, baik melalui telephone seluler dan pesan singkat.(arif/Ros/red).

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *