Selasa , 15 Juni 2021
Home / Sumenep / Obat Berbayar Puskesmas Sumenep Tuai Kritikan Warga

Obat Berbayar Puskesmas Sumenep Tuai Kritikan Warga

ilustrasi-puskesmas-arjasa-sumenep

Dinkes Sumenep Akui Ada Tambahan Biaya, karena Jam Berobat Pasien Puskesmas Dibatasi.

Sumenep-  Polemik obat berbayar di puskesmas-puskesmas Kabupaten Sumenep seakan terus berlanjut, pasalnya sejumlah warga Sumenep yang pernah berobat ke sejumlah Puskesmas tersebut, sangat kecewa dengan kebijakan di setiap puskesmas, padahal secara umum parawarga mengetahui bahwa obat-obat tersebut dapat diperoleh secara gratis.

Kritikan pedas salah satunya disampaikan oleh Ach Manofi, warga desa Pamolokan ini sangat kecewa dengan kebijakan salah satu puskesmas yang pernah merawat saudaranya, dimana pada saat itu keluarga pasien disodorkan dengan resep diluar obat generik, dan setelah nya keluarga pasien dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak keberatan dengan resep diluar obatgenerik tersebut.

“ pada waktu itu kami (keluarga) ya mau tidak mau menuruti arahan dari pihak puskesmas, namun semoga hal tersebut tidak kembali terulang, karena kami tahu pemerintah telah menganggarkan terkait obat gratis tersebut, dan jika masih disuruh obat diluar obat generik, lalu anggaran obat tersebut dikemanakan oleh pengelola puskesmas “, tegas Manofi.

Sementara itu ketika dihubungi via telephone, kepala dinas kesehatan, A Fatoni, mengaku memang obat berbayar tersebut telah berlangsung lama, yakni dengan catatan pasien akan memperoleh obat gratis selama berobat pada jam dinas, seperti dibua ya puskesmas dari puul 07.30 WIB hingga pukul14.00 WIB, “ selepas jam itu kami tidak mengeluarkan obat subsidi pemerintah daerah tersebut “, terang Fatoni.

“ ya jika dengan aturan seperti itu kami dieluhkan, kami kami akan merubah regulasi pemberian obat bersubsidi di setiap puskesmas, dan tentunya kami akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak samping “, ungkap Fatoni.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *