Selasa , 18 Mei 2021
Home / Sumenep / Mahasurya Tuding Puncak 99 Hari, Bupati Telah Berbohong kepada Masyarakat Sumenep

Mahasurya Tuding Puncak 99 Hari, Bupati Telah Berbohong kepada Masyarakat Sumenep

focusmadura.com-peserta unras berkostum pocong

99 Hari Program Kerja Bupati Dan Wakil Bupati Masih Jauh Dari Harapan

Sumenep- Kembali Mahasiswa yang tergabung dalam (Mahasurya) Mahasiswa Sumekar Raya) datangi kantor Bupati Sumenep, pelaksaan puncak program 99 hari yang dilaksanakan  pada 31/05/2016 kemarin dituding  kebohongan bupati A Buya Busyro Karim Sumenep kepada masyarakat.

Koordinator aksi, Bisri Gie menilai dalam orasinya, puncak pelaksaan program 99 hari suatu kebohongan, karena tidak sesuai dengan fakta dilapangan, karena menurutnya program unggulan tersebut telah gagal, karena program tersebut program balas budi politik, revitalisasi pasar, belum ada langkah kongkrit untuk membuat pasar tradisional tidak kumuh, dan strategi revitalisasi pasar tradisional tidak berdampak sistemik.

ia menambahkan optimalisasi pelayanan rumah sakit, sampai sekarang tidak ada perubahan, penataan taman bunga masih amburadul serta wisata kota gagal dalam penataan dan relokasi PKL,  selain itu penataan dan penertipan perijinan, dimana BPPT tidak merilis rumah makan yang tidak berijin serta banyak rumah makan menyalahi aturan.

“Jadi pelaksaan program 99 hari tanggal 31 Mei kemarin merupakan sebuah kebohongan, Bupati kepada masyarakat Sumenep”teriaknya

Ia menambahkan beberapa program yang telah diprogramkan tidak ada satupun yang dapat dituntaskan selama 99 hari kerja bupati Sumenep, dalam aksinya kali ini Mahasurya melakukan aksi Teatrikal di depan kantor bupati Sumenep dengan berpakaian pocong sebagai simbol protes terhadap bupati hanya mengumbar janji dalam program 9 unggulan  tersebut.

“jadi kedatangan kami kesini untuk mempertanyakan, masa kerja bupati selama 99 hari yang katanya program unggulan namun tidak sesuai dengan fakta,”tegasnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *