Rabu , 16 Juni 2021
Home / Nasional / Korban pesawat Super Tucano terima ganti rugi Rp 1,5 miliar

Korban pesawat Super Tucano terima ganti rugi Rp 1,5 miliar

Korban kecelakaan pesawat tempur Super Tucano TT-3108 di Kota Malang, Jawa Timur, menerima uang ganti rugi. Mujianto, pemilik rumah yang dihujani pesawat buatan Brazil itu menerima ganti rugi sebesar Rp 1,5 miliar.

Kepala Penerangan Lapangan Udara (Lanud) Abdurachman Saleh Malang, Mayor Sus Hamdi Londong Allo mengatakan, nilai ganti rugi tersebut merupakan kesepakatan kedua belah pihak. Setelah prosesnya cukup panjang akhirnya dilakukan penandatanganan akad pencairan.

“Ini bagian dari kesepakatan dan janji kita, TNI AU dan Pemprov Jawa Timur tentang kejadian jatuhnya Super Tucano yang menimpa pada 10 Februari 2016,” kata Londong di rumah kontrakan Mujianto yang tidak jauh dari lokasi jatuhnya Super Tucano, Selasa (29/11).

Menurut Londong, nilai yang dibayarkan oleh TNI Angkatan Udara (AU) sebesar Rp 700 juta dan Pemprov Jawa Timur senilai Rp 800 juta. Angka tersebut jika dijumlahkan menjadi Rp 1,5 miliar.

Proses penandataganan akad pencairan dilakukan di rumah kontrakan Mujianto yang didampingi oleh kakak kandungnya, Suwoto.

Sementara dari pihak Lanud diwakili oleh Letkol Adm Bowo Astono (Kepala Pembedaharaan dan Kas), Mayor Adm Sugiyanto (mewakili Personel) dan Mayor Sus Setyo (Fasint) dan Mayor Sus Betharum (Hukum).

“Uang akan segera cair setelah secara administrasi dinyatakan selesai,” tegas Londong.

Super Tucano TT-3108 jatuh menimpa rumah Mujianto pada 10 Februari 2016. Akibat kejadian tersebut Erna Widyaningtias, istrinya meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain istri Mujianto, salah seorang penghuni, Nurcholis juga menjadi korban meninggal dunia. Gugur dalam peristiwa tersebut penerbang TNI AU Mayor Pnb Ivy Safatillah dan Serma Syaiful Rahman.

Sementara Mujianto mengungkapkan, uang tersebut akan digunakan untuk membuat tempat tinggal baru. Rumah yang ditempati bersama anaknya saat ini, merupakan rumah kontrakan yang disediakan Lanud.

“Rumah ini dikontrakkan, tentunya akan pindah rumah. Akan bikin tempat tinggal baru,” kata Mujianto.(merdeka.com)

 

About focus

Lihat Juga

JALIN KEBERSAMAAN, PT GARAM GELAR SILATURAHMI VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI

www.focusmadura.com-, Bulan Ramadhan kali ini berbeda dengan bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Begitu pula acara Halal Bi …

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

SENAPATI NUSANTARA Desak Pemerintah Segera Tetapkan Hari Keris Nasional, Ini Kata Tokoh Keris di Negeri Para Empu

Jakarta-, Paguyuban Senapati Nusantara bersama Kemendikbud berharap dan mendukung Pemerintah dalam waktu dekat untuk menetapkan …

LHKPN Kepala Daerah Jatim Diperiksa KPK, LSM Gasak : Jangan Sampai ada Atasnama dan Persoalan Lama Wajib Diproses

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan dalam sepekan ini akan melakukan pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *