Rabu , 4 Agustus 2021
Home / Kesehatan / Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Tiga Penyakit Ini pada 2017

Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Tiga Penyakit Ini pada 2017

Sepanjang 2016 berbagai penyakit serius menjangkiti Indonesia, seperti virus zika dan demam berdarah. Dan ternyata, menurut dr M Subuh selaku Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, penyakit berbahaya ini masih akan menjangkiti Indonesia pada 2017 mendatang.

“Tahun ini unik, penuh tantangan dimana banyak penyakit yang katanya sudah hilang tapi kemudian muncul kembali. Contohnya zika, itu kan bukan new emerging tapi re-emerging yang kita lupakan tapi muncul kembali. Ini yang harus kita waspadai,” ujar M Subuh pada Jumpa Pers Akhir Tahun di Gedung Kemenkes, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Ia menambahkan, Demam Berdarah Dengue (DBD) memang bukan penyakit baru yang menjangkiti masyarakat Indonesia. Namun meski kesadaran untuk mencegah infeksi DBD terus ditingkatkan, penyakit ini masih menjadi masalah pada 2017 mendatang.

“DBD adalah penyakit emerging yang jadi langganan kita. Dan penyakit ini harus diantisipasi pada 2017 mendatang,” tambah dia.

Tak hanya dua penyakit diatas, Subuh mengatakan bahwa kasu flu burung juga kemungkinan akan menjangkiti Indonesia pada 2017. Ia beralasan, di negara China, kasus kematian akibat flu burung terus berjatuhan.

“Kita seperti diberi sinyal dengan membaca tren di beberapa negara yang memiliki kondisi sama dengan Indonesia untuk mewaspadai masuknya flu burung ke Indonesia,” lanjutnya lagi.

Upaya Kementerian Kesehatan dalam mencegah masuknya flu burung ke Indonesia, menurut Subuh, dilakukan dengan membuka pusat pemantauan penyakit epidemi (epidemiologist operation centre) selama 24 jam di Indonesia.

“Jadi dengan EOC ini kita bisa memantau penyakit apa saja yang diidap masyarakat Indonesia selama 24 jam. Kita bekerja sama dengan jaringan di negara-negara lain seperti CDC Atlanta USA, Asia Timur dan sebagainya untuk saling bertukar informasi terkini seputar penyakit yang sedang jadi epidemi,” pungkas dia.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *