Senin , 10 Mei 2021
Home / Budaya / Ini Arti Clurit Yang Sejati Bagi Orang Madura

Ini Arti Clurit Yang Sejati Bagi Orang Madura

IMG-20150203-01635

Makna Clurit Bagi Orang Madura Yang Sesungguhnya

Memahami filosofi dan watak orang Madura memang tidak mudah. Seperti simbol clurit yang sering dianggap sebagai bagian dari kekerasan.

Padahal menurut beberapa pakar budaya di Madura, seperti almarhum RP. Abd. Sukur Notoasmoro, clurit secara sederhana berbeda dengan arit yang memiliki bentuk hampir sama.

“Clurit itu adalah simbol kejantanan laki-laki,” kata Gus Sukur, seperti yang ditirukan putranya, H. RB Nurul.

Konon, Nurul melanjutkan, barisan tulang rusuk laki-laki berkurang karena diciptakan oleh Allah menjadi perempuan. Nah, untuk mengganti bagian yang hilang itu, orang Madura menggantinya dengan clurit yang dibuat ‘sekep’ atau ‘songkel’.

“Clurit itu kan bentuknya bengkok, mirip dengan tulang rusuk yang berkurang itu, sehingga kejantanan laki-laki tidak berkurang,” tambah Nurul.

Disamping itu, clurit dibawa untuk menjaga keselamatan. Jadi bukan untuk dibuat mencari musuh dan asal tebas. Oleh karena itu, filosofi clurit harus diluruskan, sehingga stigma orang Madura dengan cluritnya yang diindentikkan dengan perilaku kasar dan suka berkelahi, bisa terhapus.

“Kalau buat menebas tubuh orang itu bukan clurit, tapi arit. Arit ‘kan biasa dipakai untuk menyabit rumput,” kata Gus Nurul.(Gus A’ang/red)

 

About focus

Lihat Juga

Mendikbud dukung usulan Senapati Nusantara soal Hari Keris Nasional

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendi menerima audiensi Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji …

Kirab Pusaka Keraton Sumenep Sita Perhatian Wisatawan Asing

Sumenep – Usai melalui prosesi penjamasan di Desa Aeng Tong-tong, pusaka keraton akhirnya dikirab kemabli …

Diikuti ribuan peserta, JJS EGRANG Sumenep sebagai pelestari budaya Indonesia

Sumenep – Jalan-jalan sehat (JJS) Egrang, merupakan sebuah hal yang baru di Indonesia pada umum nya, …

KABUPATEN SUMENEP DUKUNG RENCANA PENETAPAN HARI KERIS NASIONAL

Bertempat di rumah dinas Wakil Bupati Sumenep, tokoh perkerisan sumenep yang juga wakil bupati Sumenep …

Perempuan Keris : Saya Masih Akan Menjadi ‘Perempuan’ Di Garis Tepi Melawan Batas Wajar

Setiap tahun, tepatnya tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ya, Raden Ajeng Kartini adalah …

Batik On The Sea Pecundangi Sumenep

Sumenep-, Sedikitnya terdapat 45 stand yang ditampilkan pada acara Batik On The Sea di Pantai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *