Selasa , 18 Mei 2021
Home / Kesehatan / Ini Akibatnya Jika Terlalu Sering Menahan Kencing

Ini Akibatnya Jika Terlalu Sering Menahan Kencing

ilustrasi

Tapi, bukan memicu batu gintal.

Banyak orang menahan kencing dengan berbagai alasan. Seperti saat sedang perjalanan, atau terjebak kemacetan yang kerap dialami masyarakat urban. Anggapan yang dipercaya terkait kebiasaan menahan kencing ini salah satunya bisa menyebabkan batu ginjal.

Lantas, apakah benar demikian? Dokter spesialis urologi Siloam Kebon Jeruk Hospital, dr. Johanus W. Soelistyo menegaskan bahwa anggapan ini adalah mitos. Tak ada kaitan antara menahan buang air kecil dengan masalah batu ginjal.

“Itu sebenarnya tak ada korelasi. Justru kalau kurang minum menyebabkan batu ginjal baru benar, karena urin menjadi pekat sehingga menumpuk menjadi batu,” ujar dokter yang akrab disapa Yongki pada temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jakarta.

Namun, jika menahan kencing menjadi kebiasaan, ia mengatakan, seseorang berisiko mengalami masalah saat buang air kecil saat lansia.

“Lama-lama otot di saluran kemih menjadi keras sehingga susah buang air kecil. Kalau sudah sulit buang air kecil maka bisa memicu infeksi saluran kemih,” imbuhnya.

Oleh karena itu Ia mengimbau agar seseorang tak menahan kencing ketika memiliki akses menuju toilet.

“Kalau merasa ingin buang air kecil ya langsung buang. Tapi kalau terpaksa karena sedang tidak memiliki akses dengan air kecil, ditahan sesekali tidak apa-apa, asal jangan menjadi kebiasaan,” pungkasnya.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *