Minggu , 1 Agustus 2021
Home / Kesehatan / HIV Bukan Penyakit Kutukan

HIV Bukan Penyakit Kutukan

Anggapan bahwa HIV penyakit kutukan, masih sering dipercayai masyarakat. Stigma negatif ini membuat orang dengan HIV/AIDS (ODHA) disembunyikan keluarganya yang tak tahan menanggung malu.

Menanggapi hal  ini, Ketua Komite Program Yayasan AIDS Indonesia (YAIDS) dr Sarsanto, SpOG mengatakan bahwa HIV bukanlah penyakit kutukan. “Jika yang mengidap HIV adalah bayi, apakah masih layak disebut kutukan,” jelasnya pada temu media yang dihelat YAIDS di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Sarsanto juga mengatakan bahwa kasus HIV tertinggi di Indonesia justru dialami ibu rumah tangga, yang mendapatkan virus tersebut dari perilaku sang suami yang sering ‘jajan di luar’.

“Karena istri tak sadar mengidap HIV, jadi ketika hamil dia nggak mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV) sehingga anaknya juga tertular HIV. Anak baru lahir dosanya apa, masa disebut kutukan,” ujar dia.

Meski demikian Sarsanto mengatakan bahwa risiko penularan virus HIV dari ibu ke bayi sebenarnya bisa dicegah jika ibu melakukan serangkaian pencegahan. Pertama dengan mengonsumsi obat antiretroviral selama kehamilan. Lalu ketika persalinan minimalkan kontak darah antara janin dan ibu.

“Jadi proses persalinan harus secepat mungkin. Setelah itu bayi dicuci dari darah ibunya. Dengan melakukan cara pencegahan ini, penularan kasus HIV dari ibu ke anak bisa ditekan hingga 7 persen,” tambah dia.

Ibu yang terinfeksi HIV, kata Sarsanto, juga tetap bisa memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Bahkan menurutnya pemberian ASI eksklusif dapat berkontribusi untuk menurunkan risiko penularan HIV dari ibu ke anak.

“Selama menyusui eksklusif selama 6 bulan justru lebih bagus untuk mencegah virus masuk ke tubuh bayi. Barulah saat masuk MPASI, ASI di-stop karena dikhawatirkan ada luka yang membuat virus berpindah dari ibu ke bayi,” pungkasnya.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

JALIN KEBERSAMAAN, PT GARAM GELAR SILATURAHMI VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI

www.focusmadura.com-, Bulan Ramadhan kali ini berbeda dengan bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Begitu pula acara Halal Bi …

PANDEMI COVID-19, PT GARAM BERIKAN BANTUAN DANA KEMASLAHATAN UMAT

Senin (18/5), ditengah pandemi Covid-19 PT Garam (Persero) terus melakukan aksi sosial kepada masyarakat sekitar. …

Berbagi, PT Garam Gelontorkan 5000 Paket Sembako Dibeberapa Daerah

Sumenep-,  Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, PT Garam (Persero) melalui Badan Amil Zakat …

Kapolda Jatim OTT Bisnis Solar Illegal, 4 Nama Perusahaan Negara di Sumenep Ditengarai Terlibat

Sumenep -, Paska Operasi Tangkap Tangan Penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi yang di lakukan di …

(VIDEO) Serunya HKN KE-55, Kampanye GERMAS DINKES Sumenep

Rangkaian HKN ke-55, Dinkes Sumenep Gelar Kampanye Hidup Sehat Sumenep-, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan …

Pelayanan dan Fasilitas RSUD Moh Anwar Sumenep Dikeluhkan Keluarga Pasien

Sumenep-, Pelayanan RSUD MOh. Anwar, Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali dikeluhkan oleh masyarakat, kurangnya alat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *