Minggu , 24 Oktober 2021
Home / Sumenep / FKPS : Cafe Zurin Gugat Satpol PP, Sama Saja Dengan Gugat Warga Sumenep

FKPS : Cafe Zurin Gugat Satpol PP, Sama Saja Dengan Gugat Warga Sumenep

focusmadura.com-suasana cafe remang-remang di Jl. Hp Kusuma Sumenep

Keberadaan Cafe Zurin Dan Cafe Ayu Realita Nya Memang Meresahkan Warga Sumenep

Sumenep– Penutupan secara permanen yang dilakukan oleh Satpol PP Sumenep terhadap dua Cafe yang disinyalir tidak mengantongi izin yang beroperasi ini, akhirnya menimbulkan persoalan baru, yakni berupa pelaporan salah satu pemilik Cafe yang beroperasi di Jl. Hp Kusuma (Cafe Zurin), yang melaporkan Satpol PP Kabupaten Sumenep Ke Mapolda Jatim.

Atas sikap tersebut, ternyata menuai beberapa tanggapan dari beberapa kalangan warga Sumenep, salah satunya Forum Komunikasi Pemuda Sumenep (FKPS), yang menilai sikap yang diambil oleh pemilik Cafe Zurin, melaporkan Satpol PP Sumenep, dengan dugaan pencemaran nama baik atau telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, atas tindakan penutupan paksa dan penyegelan Cafe Zurin.

 

focusmadura.com-minuman beralkohol yang berhasil disita Kepolisian dari cafe Sumenep

Menurut ketua FKPS, Ainur Rahman, bahwa pihaknya memberikan apresiasi tertinggi dan memberikan dukungan moral terhadap sikap Satpol PP Sumenep yang menutup Cafe yang dituding kerap buat gaduh dan meresahkan warga Sumenep ini.

“ masyarakat Sumenep telah mengetahui bahwa tempat-tempat tersebut selalu meresahkan, jadi pentupan permanen tersebut bukan kehendak Satpol PP, melainkan itulah kehendak warga Sumenep “, tegas nya.

Menurut kajian dan hasil investigasi FKPS, bahwa keberadaan Cafe –cafe tersebut memang meresahkan warga Sumenep, karena kerap membuat gaduh, yakni dengan bunyi-bunyian yang keluar dari dalam ruangan Cafe yang tertutup dan hanya diterangi oleh sinar lampu yang terkesan redup, selain itu dari hasil operasi yang digelar oleh pihak kepolisian resort Sumenep pada beberapa waktu yang lalu pun, berhasil menyita beberapa teko minuman beralkohol dan polisi juga mengamankan puluhan pengunjung Cafe, serta beberapa wanita yang diduga menjadi penghibur di Cafe tersebut.

Ainur Rahman juga menambahkan, bahwa dirinya pernah membahas persoalan marak beroperasinya Cafe yang meresahkan warga Sumenep ini, dengan Sowan ke para kiai dan para ulama Sumenep, “ dan beliau-beliau (kiai dan ulama Sumenep) ini berpesan dan meng-atensi kan kepada saya, untuk memerangi nya “, imbuhnya.

Dalam  persoalan ini, FKPS berharap agar pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk tidak menggubris Laporan Pelapor atas nama Yohanes Arifin Soplaint, warga Jl. Wonokusumo 154, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir Surabaya ke Kepolisian, karena nantinya pasti akan berhadapab dengan warga Sumenep, pinta nya.(Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *