Minggu , 24 Oktober 2021
Home / Kesehatan / Empat Masalah Kesehatan yang Masih Jadi Momok di 2017

Empat Masalah Kesehatan yang Masih Jadi Momok di 2017

Ilmu Kedokteran yang terus berkembang ternyata belum cukup maju untuk mencegah semua penyakit. Tak heran jika ada beberapa penyakit yang sebenarnya sudah lama ada, namun masih jadi momok bagi masyarakat dunia, pada 2017.

Meski berbahaya, kabar baiknya empat masalah kesehatan ini bisa dicegah. Oleh karena itu pastikan Anda mengubah gaya hidup dan melakukan serangkaian pencegahan agar terhindar dari empat penyakit ini.

1. Gonorea
Gonorea adalah penyakit menular seksual yang sebenarnya bisa dicegah dengan penggunaan kondom saat berhubungan seks. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika, tercatat 400 ribu kasus Gonorea pada 2015. Kondisi ini paling banyak dialami kelompok gay dan anak muda yang melakukan seks tak aman sebelum menikah.

“Kabar baiknya penyakit menular seksual bisa disembuhkan dengan antibiotik. Namun tentu saja lebih baik mencegah daripada mengobati, mengingat banyaknya kasus resistensi antibiotik di seluruh dunia,” ujar Jonathan Mermin, direktur CDC.

2. Campak
Penyakit ini sebenarnya telah berhasil diberantas dengan pemberian vaksin. Namun beberapa tahun terakhir jangkauan vaksinasi campak di beberapa negara di dunia cenderung mengalami penurunan. Menurut National Institutes of Health, campak merupakan penyakit menular yang ditandai dengan demam tinggi, batuk, flu, ruam dan iritasi mata. Pada anak-anak gejala campak bisa sangat mematikan.

Ada beberapa isu yang dihembuskan seputar vaksinasi campak, salah satunya anggapan bahwa vaksin campak bisa memicu bayi autis. Sehingga isu inilah yang membuat para orangtua enggan memberikan vaksin campak pada buah hatinya.

Oleh karena itu campak tergolong masalah kesehatan yang masih menjadi momok pada 2017 jika angka vaksinasi campak terus menurun. Penyakit ini akan mudah menular melalui udara dan kontak langsung dengan kulit.

3. Fetal Alcohol Syndrome
Kebiasaan konsumsi alkohol saat hamil bisa mengakibatkan bayi lahir cacat, berat badan rendah, masalah neurologis, penurunan fungsi kognitif, kesulitan belajar, gangguan memori, gangguan pendengaran dan penglihatan.

National Institutes of Health memperkirakan bahwa sekitar 20-30 persen perempuan mengonsumsi alkohol selama kehamilan, karena telat menyadari bahwa dirinya tengah hamil. Alkohol dan rokok kini tak hanya identik bagi kaum Adam. Para kaum Hawa pun kini begitu akrab dengan dua benda yang terbukti dapat mengakibatkan masalah kesehatan.

Sindrom ini bisa dicegah dengan menghindari konsumsi alkohol, menggunakan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, dan mendidik calon orang tua tentang bahaya minum alkohol selama kehamilan.

4. Kegemukan
Kegemukan tak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga mempengaruhi kesehatan. Kondisi ini pun telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan mulai dari penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan kematian.

The American Heart Association memperkirakan bahwa hampir 17 persen anak-anak dan 35 persen orang dewasa mengalami obesitas. Meskipun masalah genetik paling mendasari beberapa kasus obesitas, namun, sebagian besar kasusnya dapat dicegah melalui gaya hidup sehat.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *