Senin , 18 Oktober 2021
Home / Hukum / DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga Desa Tambak Agung Ares, Kecamatan Ambunten, sebelumnya korban dinyatakan hilang, namun akhirnya berselang 4 hari kemudian, sejak tanggal hilangnya balita perempuan tersebut, korban akhirnya ditemukan di sebuah sumur yang tidak terpakai dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi mata tertutup dan terbungkus didalam karung.
” Berdasarkan pengakuan tersangka SL, yang merupakan masih kerabat korban sendiri, awalnya SL hanya ingin mencuri perhiasan yang dipakai korban, namun setelahnya korban disekap didalam rumah SL, lalu karena korban berteriak maka tersangka pun panik dan memasukkan korban kedalam karung lalu membawanya pergi dan membuang korban kedalam sumur yang cukup jauh dari rumah pelaku “, jelas Kapolres Sumenep, AKBP Darman.
Darman juga menuturkan pelaku SL usai membuang korbannya yang dibuang kedalam sumur, pelaku lalu berniat menjual perhiasan korban ke pasar, sehingga timbul kecurigaan warga setempat, lalu pihak kepolisian pun menelusuri informasi dari masyarakat, sehingga petugas kepolisian memeriksa pelaku SL, dan akhirnya pelaku pun mengakui perbuatan kejinya tersebut.
” Terhadap penyidik, pelaku SL mengaku kesal lantaran suami pelaku pernah didapatinya berselingkuh dengan ibu korban, sehingga dendam kesumatnya dilampiaskan kepada korban SNI yang merupakan seorang balita yatim “, ungkap AKBP Darman.
Dari pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, petugas kepolisian berhasil menyita beberapa barang bukti, yaitu 1 unit sepeda motor, perhiasan emas seberat setengah gram, pakaian yang dikenakan korban dan sejumlah uang yang diduga dari hasil penjualan perhiasan korban yang merupakan seorang yatim.
Atas perbuatannya, pelaku SL dijerat dengan pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 17, tahun 2016 atas perubahan UU RI no.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, yakni dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(din)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *