Kamis , 21 Oktober 2021
Home / Hukum / Bela PT Trisna Karya Soal Pembangunan RSUD Sumenep,  DPRD Pertanyakan Peran Pemkab Sumenep

Bela PT Trisna Karya Soal Pembangunan RSUD Sumenep,  DPRD Pertanyakan Peran Pemkab Sumenep

focusmadura.com-doc

Pemkab Sumenep Lindung Kontraktor Nakal

Sumenep– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, pertanyakan Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab Kabupaten Sumenep Agus Dwi Syaputra ngotot membela PT Trisna karya kontraktor pembangunan gedung baru ICU RSUD Moh Anwar Kabupaten Sumenep, yang kisruh diperbicangkan oleh sejumlah kalangan.

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Abd. Hamid Ali Munir merasa heran kepada Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab Sumenep sangat ngotot membela PT Trisna Karya, menurutnya sejumlah kalangan wajar mempertanyakan track record PT Trisna Karya dalam melaksanakan pembangunan gedung gedung ICU RSUD Moh Anwar.

“kenapa sampai sebegitunya Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab membela pemenang tender proyek gedung ICU RSUD Moh. Anwar, PT Trisna karya,”ucanya Selasa (14/06/2016)

Lebih lanjut ia menceritakan pada saat pemanggilan pemanggilan Kepala Bagian Tata Pemerintah (Tapem) Pembangunan Setkab Sumenep saat hendak mengklarifikasi pembangunan anggaran proyek gedung ICU RSUD Moh. Anwar, agar pelaksanaan proyek sesuai prosedur, malah mendapat pembelaan dari Agus Dwi Syaputra Kepala Tapem Sumenep.

“Dia bilang jika PT Trisna Karya memang layak menjadi pemenang dibandingkan dengan 3 rekanan lain,”ucapnya (14/06/2016)

Meskipun sebenarnya Dia mengetahui jika PT Trisna Karya bermasalah dan sempat blacklist, dan tidak mengerjakan proyek selama 2 tahun, alasanya PT Trisna Karya kontraktor pembangunan gedung baru RSUD Moh Anwar Sumenep bermasalahnya di luar Sumenep.

Terkait persoalan ini, Sekda Kabupaten Sumenep, Hadi soetarto, ketika dihubungi via telphone seluler, terkesan tidak tahu menahu dan mengarahkan untuk mewawancarai Bagian Tapem langsung.

Seperti diketahui, salah satu aktifis pemuda di Sumenep, menuding dalam memuluskan langkah kontraktor nakal ini pada proses tender, disinyalir ada praktik persaingan tidak sehat, sehingga PT Trisna Karya dengan penawaran yang lebih tinggi dapat memenangkan tender dengan nilai milliaran rupiah tersebut, dan kontraktor ini juga masih bermasalah dalam proses pembangunan pasar anom baru Sumenep.(syem/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *