Senin , 10 Mei 2021
Home / Kesehatan / Awas, Sering Main Alat Musik Tiup Bisa Sebabkan Penyakit Paru!

Awas, Sering Main Alat Musik Tiup Bisa Sebabkan Penyakit Paru!

peringatan-kesehatan-bagi-pemain-alat-musik-tiup-259699-1

Sudah ada korbannya, seorang lelaki di Inggris.

uka bermain alat musik tiup seperti terompet, trombon, saksofon atau bagpipe? Hati-hati, karena menurut sebuah penelitian terbaru, Anda mungkin memiliki risiko tinggi terkena penyakit radang paru-paru mematikan yang dijuluki sebagai ‘bagpipe paru-paru’.

Peringatan itu datang setelah seorang lelaki Inggris berusia 61 tahun meninggal, karena kondisi inflamasi paru-paru kronis, yang disebut pneumonitis hipersensitif. Ini diduga disebabkan, karena aturan napas saat ia bermain musik dan jamur yang bersembunyi di dalam alat musik bagpipe yang lembab.

Selama tujuh tahun, lelaki itu mengalami batuk kering dan sesak napas progresif, meskipun sudah menjalani pengobatan dengan obat imunosupresan. Para dokter mengidentifikasi beberapa potensi pencetusnya antigen yang terisolasi dari bagpipe-nya.

Ia meninggal karena adanya kerusakan paru yang luas dan sindrom gangguan pernapasan akut, serta jaringan fibrosis (jaringan parut), kata studi tersebut.

“Ini adalah kasus pertama di mana kami mengidentifikasi paparan jamur dari pemain bagpipe, sebagai pemicu pengembangan hipersensitivitas pneumonitis,” kata Jenny King dari University Hospital of South Manchester (UHSM) di Manchester, Inggris, seperti dilansir Boldsky.

Temuan menunjukkan bahwa bagian dalam dari instrumen tiup cukup lembab, inilah yang menyebabkan adanya pertumbuhan jamur dan memicu hipersensitivitas pneumonitis. Keadaan ini akan semakin menjadi ketika sistem kekebalan merespon terhadap antigen di lingkungan inhalasi.

Para peneliti mencatat, kondisi ini pada akhirnya dapat berkembang menjadi penyakit paru-paru yang fatal. Selain itu, catat para peneliti, setiap jenis instrumen tiup bisa terkontaminasi dengan ragi dan jamur, yang membuat pemain rentan terhadap risiko pneumonitis hipersensitif.

Para peneliti menyarankan dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal Thorax, bersihkan instrumen segera setelah digunakan dan keringkan mereka untuk mengurangi resiko pertumbuhan mikroba.(suara.com)

 

About focus

Lihat Juga

Pentingnya Ruang Keluarga untuk Hubungan Orangtua dan Anak

Ruang keluarga merupakan bagian terpenting yang berdampak langsung terhadap suasana hati, dan kedekatan hubungan keluarga. …

Apa Bedanya Antara Hepatitis B dan C?

Penyakit hepatitis tentu tak asing lagi di telinga. Namun, penyakit hati ini terdiri dari berbagai …

Kandungan dalam Kopi Ini Bikin Anda Berumur Panjang

Tahukah Anda, ada satu keuntungan tak terduga dari secangkir kopi yang diminum di pagi hari. …

Waspada! Anak Sulit Sarapan Risiko Kekurangan Gizi Menghantui

Sarapan adalah makanan yang paling penting untuk memulai aktivitas sehari-hari. Ini penting karena seseorang harus …

Apa Manfaat Anak Ikut Lomba “17 Agustusan”? Ini Kata Psikolog

Selain upacara bendera, kegiatan yang identik dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia adalah perlombaan. Mulai …

Risiko Penularan Hepatitis B ke Anak Masih Tinggi

Indonesia masih diintai virus hepatitis. Meski angka kejadian hepatitis di Indonesia dilaporkan menurun, masyarakat diimbau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *