Minggu , 26 September 2021
Home / Sumenep / Angka Buta Aksara Masih Tinggi, Kinerja Disdik Sumenep Dipertanyakan

Angka Buta Aksara Masih Tinggi, Kinerja Disdik Sumenep Dipertanyakan

focusmadura.com-peserta KF di Sumenep

Dengan Biaya Besar, Keaksaraan Fungsional Masih Belum Optimal

Sumenep-  Berbagai cara pemerintah untuk mengentaskan masyarakat yang masuk dalam kategori buta aksara, namun berbeda dengan di Kabupaten Sumenep, berdasarkan data yang diterima dari sensus penduduk tahun 2010, yaitu sebanyak 134.540 orang di Sumenep masuk dalam kategori buta aksra, dan saat ini menyisakan sebanyak 57.850 orang.

Persoalan tesebut menuai respon dari beberapa kalangan masyarakat, salah satu nya adalah, Ach. Taufik, pemerhati keaksaraan fungsional ini menjelaskan bahwa dalam program pengentasan buta aksara ini, pihak pemerintah sendiri jangan melaksanakan dengan mengedepankan anggaran saja, terbukti setiap kali pelaksanaan pembelajaran di setiap PKBM di Sumenep, harus menunggu anggaran cair.

“ dari kondisi tersebut saya menyimpulkan program pengentasan buta aksara ini hanya sekedar jadi ajang aji mumpung saja “, tegasnya.

Taufik menambahkan bahwa seharusnya pihak pemerintah membuat sebuah wadah yang terpusat, sehingga pemantauan pelaksanaan PKMB pun mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat, yang nantinya membangkitkan rasa bersaing para peserta didik dari  setiap PKMB ini dan tercipta rasa antuasiame yang tinggi untuk ikut serta dalam program pemerintah tersebut.

Menanggapi  persoalan tersebut, Kabid pendidikan luar sekolah, Misbahul Munir, mengaku pihaknya telah mengintensifkan progran pengentasan butra aksara tersebut, dengan menggelar berbagai pembelajaran terhadap masyarakat, yang dikemas seperti pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep. Dan pada tahun ini pelaksanaan pembelajaran di setiap PKMB dengan target sebanyak 7 ribu orang ini di biayai oleh pemerintah dengan serapan anggaran dari APBD Sumenep dan APBN tahun 2016, sebesar Rp. 2 Milliard.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *