Rabu , 16 Juni 2021
Home / Sumenep / Disinyalir Dewan Juri Tidak Profesional, Kontestan Kacong Dan Cebbing Sumenep Wadul DPRD

Disinyalir Dewan Juri Tidak Profesional, Kontestan Kacong Dan Cebbing Sumenep Wadul DPRD

IMG20160901114444
focusmadura.com-Nanda Della beserta orang tua datangi DPRD Sumenep

Nama  Para Kontestan Dicoret Dengan Alasan Tidak Jelas, Kualitas Dewan Juri Dipertanyakan

Sumenep- Menjelang Grand Final pemilihan duta Kacong dan Cebbing Sumenep Madura, keprofesionalan para dewan juri sedikit dipertanyakan, pasalnya pada masa audisi ada beberapa kontestan yang dicoret nama nya, dengan alasan dan dasar yang tidak jelas, terlebih terkesan semena-mena.

Salah satunya seperti yang dialami oleh RR Nanda Della, yang merupakan salah satu kontestan yang namanya dicoret dengan dasar yang tidak jelas pada masa audisi, oleh para dewan juri Kacong dan Cebbing Sumenep tahun 2016 ini.

Usai dinyatakan tidak lolos pada babak berikutnya, Nanda Della mempertanyakan dasar apa sehingga membuat dirinya tidak lolos ke babak selanjutnya, namun ketika ditanya seperti itu, pihak dewan juroi dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumenep terkesan mengabaikan, hanya dengan menjawab ‘ saya tidak tahu, dan tidak bisa intervensi soal dewan juri ‘, ungkap Nanda menirukan ucapan salah satu oknum DisparbudParporan Kabupaten Sumenep.

Hari ini kami akan melaporkan persoalan tersebut ke pihak DPRD Sumenep, guna untuk klarifikasi atas sikap dewan juri pemilihan duta Kacong dan Cebbing Sumenep tahun 2016, agar pemilihan duta Kacong dan Cebbing benar-benar objektif, dan menghasilkan duta atau perwakilan Sumenep yang benar-benar kualitas, ungkap Nanda Della.

“ meskipun saya tidak lolos ke babak berikutnya, minimal saya akan memperjuangkan agar bagaimana cara agar dewan juri benar-benar profesional, karena nantinya para duta ini akan membawa nama besar Kabupaten Sumenep dimana-mana “, terangnya.

Nanda Della beserta orang tua nya mengaku terpaksa melaporkan persoalan tersebut ke pihak DPRD Sumenep, karena sebelumnya Nanda Della melaporkan persoalan tersebut ke Disparbudpora Kabupaten Sumenep, namun protes Nada Della dan Orang tua malah terkesan diabaikan.

Menanggapi atas persoalan ini, Sufiyanto, Kepala dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Sumenep, mengatakan bahwa pihaknya teah bertindak sesuai dengan prosedur dan aturan main dalam pemilihan duta Kacong dan Cebbing Sumenep tahun 2016 ini.

“ kami yakin kualitas juri kami sudah profesional, jadi bagi yang tidak puas silahkan melaporkan kami kemana saja “, tegasnya.(arif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *