Rabu , 4 Agustus 2021
Home / Sumenep / Nelayan Sumenep Keluhkan Pengelola SPBN Monopoli Hasil Tangkapan Ikan

Nelayan Sumenep Keluhkan Pengelola SPBN Monopoli Hasil Tangkapan Ikan

focusmadura.com-nelayan Sumenep

SUMENEP-Nelayan di Desa Legung Timur Kecamatan Batang-batang keluhkan kebijakan pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang terkesan memonopoli  penjualan solar.

Hal itu dikatakan nelayan, Desa Legung Timur Kecamatan Batang-batang,  Amir,  keluhkan SPBN dengan NIK 5962041 milik seorang pengusaha ikan berinisial H-A. Selain memiliki SPBN, H-A juga menjadi pengepul ikan laut dari nelayan, hingga jika nelayan tidak menjual hasil tangkapan ikan laut kepada H-A, maka para nelayan tidak dilayani untuk membeli solar di SPBN H-A.

“Nelayan itu dilarang membeli solar di SPBN-nya, dengan dalih bahwa nelayan itu tidak memiliki surat izin pembelian solar di SPBN,” terangnya

Menurutnya para nelayan tidak memiliki surat ijin, tapi karena 5 orang nelayan bersikukuh tidak menjual hasil tangkapanya kepada HA, akibatnya dicekal ketika hendak mau beli solar dengan alasan tidak memiliki surat.

“jika nelayan ditolak membeli solar, maka harus membeli ke daerah lain yang jaraknya sangat jauh, karena SPBN di pesisir pantura Kecamatan Batang-batang hanya ada satu”, terang Amir.

Dikatakan oleh Amir jika nelayan mau diizinkan membeli solar harus membayar uang Rp150 ribu dengan alasan untuk mendapatkan surat ijin membeli, ia tidak tahu apakah kebijakan itu merupakan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep atau tidak.

“Mereka mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut, Selama ini pemilik SPBN melihat dari nama lambung kapal nelayan, jika dijual ke orang lain ikannya, langsung dilarang membeli solar,”keluhnya

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep Muhammad Jakfar belum memberikan respon atas permasalahan tersebut. Dihubungi via nomor telepon yang biasa digunakan, tidak ada jawaban.(sym/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *