Minggu , 24 Oktober 2021
Home / Kepulauan / Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Jadwal waktu penerimaan program BPUM UMKM bagi warga Sapeken

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI Unit Arjasa merubah secara sepihak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga mengakibatkan puluhan penerima merugi dan terlantar.

Para penerima program BPUM UMKM asal Sapeken ini, mengaku merugi atas kebijakan sepihak tersebut dan terlantar, lantaran mereka telah mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk membayar transportasi ke pulau Arjasa Kangean, dan setibanya mereka pun harus menginap.

” Kami mendapat pemberitahuan dari petugas BMT UGT Sapeken sebelumnya bahwa, program BPUM UMKM pemerintah pusat bahwa sesuai jadwal warga Sapeken sudah bisa menerima program tersebut di BANK BRI Unit Arjasa, namun setelah tiba, kami malah tidak dilayani, bahkan pihak BANK malah merubah kembali jadwalnya “, Herlin Purwati, warga Sapeken.

Herlin Purwati juga menuturkan bahwa pihak BANK BRI unit Arjasa kurang ramah pada saat melayani pertanyaan dari kami, dan anehnya perubahan jadwal tersebut terjadi ketika puluhan warga Sapeken ini setelah seharian menunggu antrian, tiba-tiba ada pemberitahuan berubahnya jadwal penerimaan, yakni yang awalnya pada 3-4 Desember 2020, berubah ke tanggal 23 Desember 2020 nanti.

” Sangat aneh ketika setelah seharian kami menunggu, tiba-tiba jadwal dirubah secar sepihak dan kami sangat merugi dan terlantar, karena selain membutuhkan biaya transportasi yang tinggi, kami juga terlantar di area Bank BRI Unit Arjasa “, ungkap Herlin Purwati.

Herlin berharap agar pihak Unit Bank BRI Arjasa, untuk mencairkan program pemerintah pusat tersebut sesuai jadwal awal, karena selain warga pasti akan merugi terkait kebijakan sepihak tersebut, cuaca perairan Sapeken-Arjasa diprediksi akan terjadi cuaca buruk, yang mengakibatkan para penerima kembali mengalami kendala.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD dapil 6 Kepulauan Sumenep, H Badrul Aini, mengaku sangat kecewa terhadap pelayanan Bank BRI Unit Arjasa terkait persoalan tersebut. Karena seharusnya ada skala prioritas ketika para penerima program pemerintah pusat tersebut, marupakan warga dari pulau lain yang jaraknya cukup jauh, yang seharusnya dilayani dengan maksimal.

” Biaya transportasi pulang pergi mereka saja nyaris mencapai satu juta rupiah, dan bahkan sejak kemarin mereka terlantar untuk bermalam diemperan toko, jadi tolonglah prioritaskan mereka yang datang dari pulau lain, karena kalau mereka dijadwal untuk kembali lagi ditanggal 23 Desember 2020, maka uang bantuan tersebut akan habis hanya untuk biaya transportasi saja, sehingga para penerima membutuhkan kebijakan khusus, yang tentunya sangat membantu mereka “, jelas H Badrul Aini.

Badrul Aini yang juga selaku presiden jejarin ” Sehe Sabettane ” berharap agar hari ini juga pihak Bank BRI Unit Arjasa untuk mencairkan program BPUM UMKM hari ini juga, karena pada prinsipnya pemerintah ingin memberikan bantuan bagi rakyatnya di masa pandemi covid-19 saat ini, jadi pihak penyalur juga harus mempermudah masyarakat untuk mendapatkannya.(Muhammad Al-Faruq)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *