Rabu , 19 Mei 2021
Home / Sumenep / Tender Pembangunan RSUD Sumenep, Sarat Main Mata Kontraktor Dengan ULP  

Tender Pembangunan RSUD Sumenep, Sarat Main Mata Kontraktor Dengan ULP  

 

focusmadura.com-kondisi ruang rawat RSUD Sumenep

Pemenang Tender Rp. 18 M Bermasalah, Warga Sumenep Berhak Menolak

Proses tender dalam pembangunan Gedung ICU baru RSUD Moh. Anwar yang bernilai miliaran rupiah diindikasikan merupakan sarat permainan. terlihat, proses lelang yang sudah dilakukan dua kali melalui ULP Kabupaten Sumenep, terendus ada permainan ‘ main mata ‘ antara beberapa pihak yang berkepentingan, guna meloloskan salah satu kontraktor yang sering alami permasalahan, yaitu PT Trisna Karya.

Persoalan ini dikemukakan oleh tokoh pemuda Sumenep, Ahmad Zainullah. Menurut kajiannya, sepak terjang PT Trisna Karya ini cukup buruk, terbukti bahwa pernah bermasalah dengan pengerjaan proyek di Jawa Tengah, terlebih yang paling dekat yakni, permasalahan tentang pengerjaan proyek pasar anom yang tak kunjung ada kejelasan dan penyelesaian.

Tidak hanya itu, hasil dari investigasi yang dilakukan, bahwa pada proses tender ini ada gelagat ‘ Main Mata ‘ terkesan ada permainan dari proses tender itu yang dilakukan sangat rapi. Sehingga tidak terdeteksi. “Begitulah konspirasi, yang menghalalkan segala cara demi sebuah kepentingan mengambil untung,” ucapnya.

Zainullah pun menyatakan, bahwa PT Trisna Karya baru selesai menjalani masa karantina di LKPP Pusat selama dua tahun terkait kasus proyek dua paket di Jawa Tengah. Karena lanjut Zen, pekerjaannya tidak beres. “Termasuk ia juga masih memiliki tanggungan kepada pihak Asuransi (ASKRINDO, red.),” jelasnya.

Kecurigaan Zainnullah dan kawan-kawan pun semakin menjadi-jadi, ketika beberapa waktu yang lalu, Sekda Kabupaten Sumenep, menggelar pertemuan terbatas bersama direktur PT. Trisna Karya, direktur RSUD Sumenep, di ruang rapat kantor Pemkab Sumenep.

Zainullah mengaku akan terus menyoroti persoalan ini, karena pembangunan gedung rumah sakit umum Moh. Anwar tersebut, merupakan fasilitas umum yang harus didirikan dengan baik dan tanpa kepentingan pribadi.

Dalam persoalan ini, sangat penting peranan masyarakat dalam mengawasi realisasi program pemerintah sangat dibutuhkan, karena cikal bakal terjadi nya penyimpangan dalam proses tender dan pembangunan nya ini sudah mulai diperlihatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan disini.

Seperti diketahui, pembangunan gedung baaru ICU RSUD Moh Anwar Sumenep ini, dianggarkan senilai Rp.18 M, dan pelaksana dan pengerjaannya dilakukan oleh dinas cipta karya dan tata rung Kabupaten Sumenep, Madura.(Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *