Minggu , 28 November 2021
Home / Hukum / Seorang PNS Sumenep Paksa Poktan Selewengkan Bantuan Pemerintah

Seorang PNS Sumenep Paksa Poktan Selewengkan Bantuan Pemerintah

hand

Sekdes As’ari berusaha provokasi Poktan untuk menjual Handtracktor

Sumenep- Seorang Pegawai Negeri Sipil asal desa Lapa daya Sumenep bernama As’ari, yang menjabat sebagai sekretaris desa menunjukan contoh yang sangat tidak baik, dimana Sekdes tersebut, melakukan upaya pemaksaan terhadap salah satu kelompok tani asal desa Lapa Daya, untuk menyalahgunakan bantuan yang diberikan pemerintah, yakni berupa bantuan ‘handtracktor’ agar dijual, melainkan bukan dimanfaatkan oleh para anggota kelompok tani tersebut, dengan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut terungkap dalam rekaman pembicaraan, antara sekdes Lapa Daya, As’ari dengan ketua kelompok tani, Rakib beserta para anggotanya, dimana dalam isi rekaman yang berdurasi 20 menit tersebut, secara gamblang As’ari yang berstatus sebagai PNS ini,  dengan memaksa dan memerintahkan Raib untuk menyetujui kehendaknya untuk menjual bantuan Handtracktor tersebut, dengan membuat berita acara bahwa hal tersebut merupakan kehendak seluruh anggota Poktan, dengan tujuan untuk melunasi tanggungan hutang uang jutaan rupiah, dari pihak Poktan terhadap dirinya, .

Dan dalam rekaman tersebut, ketua Poktan Reformasi asal desa Lapa Daya ini, dengan tegas bersikukuh untuk tidak menjual bantuan dari pemerintah daerah, mealui dinas pertanian Sumenep tersebut, dengan alasan bantuan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebagaimana mestinya. Dan tidak berhenti disitu saja, As’ari yang menggebu-gebu agar Handtraktor tersebut dijual atas persetujuan kelompok tani itu sendiri, berusaha mempengaruhi anggota kelompok yang hadir pada saa perbincangan tersebut, untuk memberi arahan agar ketua Poktan, Rakib, untuk untuk mengundurkan diri.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota kelompok tani terebut, Ma’mun, dimana rekaman perbincangan tersebut memang benar adanya, karena pda saat itu Ma’mun juga mengikuti perbincangan secara langung, dan Ma’mun atas aksi sekdes tersebut mengaku membuat resah masyarakat, karena Sekdes As’ari yang telah berstatus PNS ini tidak memberikan contoh tauladaan yang positif, melainkan kebalikannya.

“ kami terkejut dengan tindakan sekdes As’ari tersebut, yang dengan memaksa untuk menyelewengkan bantuan pemerintah daerah tersebut “, ungkap Ma’mun.

Ma’mun juga menambahkan bahwa , ulah Sekdes Lapa Daya Sumenep ini sangat meresahkan warga nya, karena As’ari dalam persoalan ini memprovokasi para anggota kelompok tani Reformasi,  untuk menjual bantuan dari pemerintah, yakni berupa hand tracktor tersebut.

Sementara itu ketika dihubungi secara terpisah, Sekdes As’ari memang mengakui menyuruh ketua Poktan tersebut untuk menjual Hand Tracktor tersebut, yakni dengan alibi bahwa dalam internal Poktan tersebut, tidak kondusif.(afif/Ros/red

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *