Rabu , 26 Januari 2022
Home / Sumenep / S-E Bupati Sumenep Tak Mempan Hadapi Cafe Remang-remang

S-E Bupati Sumenep Tak Mempan Hadapi Cafe Remang-remang

focusmadura.com—suasana malam cafe remang-remang di Jl. Hp Kusuma Sumenep

Masih Banyak Cafe Remang-remang Berpoerasi Melewati Batas

Keresahan warga Kabupaten Sumenep atas beroperasi nya dua rumah makan yang beralih menjadi cafe remang-remang, yang beroperasi di Jl. Hp Kusuma Pasar Sore, dan beroperasi di Jl. Kalianget Desa Kertasada, ternyata ditanggapi oleh Bupati Sumenep dengan mengirimkan surat edaran kepada pemilik Cafe-cafe tersebut, namun fakta dilapangan cafe-cafe tersebut masih beroperasi seperti biasa..

Menurut kepala satuan Pol-PP Kabupaten Sumenep,Imam Fajar, bahwa memang benar dua cafe ilegal tersebut masih ‘ Bandel ‘ karena jam tutup yang diberikan oleh Bupati Sumenep melalui surat edaran nya tidak diindahkan.

focusmadura.com-Miras yang disita polisi dari dalam cafe ilegal di sumenep

Imam Fajar juga menjelaskan bahwa benar adanya status izin kedua cafe ini adalah izin rumah makan, dimana kondisi rumah makan yang seharusnya berada dalam kondisi terbuka, dan terang-benderang, serta memiliki jam tutup yang pasti, bukan seperti ini caranya, tegas Imam Fajar.

Selain itu pihak satuan polisi pamong praja Kabupaten Sumenep memastikan bahwa kedua cafe tersebut sudah menerima surat edaran Bupati Sumenep, namun tidak di indahkan, maka pihaknya mengaku akan menutup secara permanen dua café ilegal tersebut dalam waktu dekat ini.

Sementara itu menurut Syaiful Rahman, warga Sumenep, atas sikap yang diambil oeh pemerintah Kabupaten Sumenep, dirinya berharap agar jangan seperti ‘ Gertak Sambal ‘ saja, karena keberadaan cafe ilegal di tengah masyarakat yang religius seperti di Kabupaten Sumenep ini, dipastikan sangat meresahkan masyarakat.

” Pak Bupati Sumenep jangan hanya ‘ Gertak Sambal ‘ saja ya “, pungkas Syaiful.

Seperti diketahui, di kedua café tersebut sering membuat keresahan warga Sumenep dan sekitarnya, karena sering membuat kegaduhan baik dari segi bunyian musik yang keluar dari dalam café ilegal ini, meupun kegaduhan yang ditimbulkan dari perkelahian antar pengunjung.

Pada beberapa waktu yang lalu, pihak kepolisian resort sumenep pun, menggeledah kedua café ilegal ini, dan berhasil mengamankan 51 pengunjung laki-laki, dan 11 pengunjung wanita, yang dalam kondisi berbau alkohol, selain itu pada waktu itu pihak kepolisian juga menyita beberapa minuman beralkohol dari dalam café tersebut.(ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.