Rabu , 8 Desember 2021
Home / Sumenep / Polres Sumenep Amankan 70 Pengunjung Cafe Remang-Remang Tak Berizin

Polres Sumenep Amankan 70 Pengunjung Cafe Remang-Remang Tak Berizin

focusmadura.com-pengunjung ketika terjaring razia yang digelar oleh polres Sumenep

Polisi Amankan Sejumlah Minuman Beralkohol Dari Sejumlah Cafe

Sejumlah 70 pengunjung cafe remang-remang yang beroperasi tanpa izin di Sumenep, dini hari tadi terjaring operasi Pekat Polres Sumenep. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga mengamankan minuman beralkohol dari sejumlah tempat tersebut.

Menurut AKP Moh Heri, Kepala Satuan Bina Masyarakat, membenarkan atas operasi tersebut, menurutnya selama ini warga Kabupaten Sumenep resah dengan beroperasi nya beberapa Cafe remang-remang yang tak berizin tersebut. Yang selama ini beroperasi di JL Hp. Kusuma Kecamatan Kota Sumenep, dan di Desa Kertasada Kecamatan Kalianget.

“ kami berhasil mengamankan 70 pengunjung, diantaranya sebanyak 59 laki-laki, 11 perempuan, yang nantinya akan kami lakukan pembinaan yang setelahnya akan kami serahkan ke masing-masing pihak keluarga nya “,terang AKP Moh Heri.

focusmadura.com-pengunjung yang terjaring razia mengikuti pembinaan di aula Sutanto Mapolres Sumenep

Heri juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi di sejumlah lokasi cafe remang-remang tersebut, karena jika tidak dilakukan pengawasan secara terus menerus, maka para pemiliki café yang tak berizin ini akan beraksi kembali, dengan menyuguhkan hiburan malam di ruang tertutup tersebut.

“ jadi bagi pemilik café dan pengunjung café remang-remang yang bandel, nantinya akan kami tindak secara tegas sesuai dengan undang-undang “, tegas AKP. Moh Heri

Menanggapi hal ini, Agus Mulyono, warga kecamatan Kota Sumenep, sangat mengapresiasi tindakan Polres Sumenep atas maraknya cafe remang-remang di beberapa lokasi di Kabupaten Sumenep, yang menurutnya bahwa selama ini warga Sumenep resah dengan aktifitas beberapa café illegal tersebut.

“ semoga operasi tersebut terus dilakukan, karena khawatir setelah beberapa waktu kemudian para pemilik café remang-remang tersebut kembali beroperasi “, harapnya.

Selain itu menurut Agus, bahwa café-café yang dirazia tersebut kerap membuat gaduh lingkungan disekitarnya, dan juga beroperasi lewat tengah malam terlebih ketika sabtu malam. Agus juga berharap agar pemerintah Kabupaten Sumenep juga turun tangan dalam persoalan ini, “ Pemkab Sumenep Jangan Hanya Jadi Penonton Saja “, singgungnya.(ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *