Sabtu , 29 Januari 2022
Home / Kepulauan / MAFIA PUPUK SEMAKIN MERAJALELA, ADA APA DENGAN DISPERTAHORTBUN SUMENEP

MAFIA PUPUK SEMAKIN MERAJALELA, ADA APA DENGAN DISPERTAHORTBUN SUMENEP

Sumenep-, Polemik berkepanjangan tentang pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep semakin memanas, usai mendapat kecaman keras dari Perkumpulan Orang Kepulauan Sumenep (PROKES), pihak Komisi II DPRD Sumenep akhirnya memfasilitasi dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada Senin 15/11/21.

Hal tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan bias disebut gagal, pasalnya kedua OPD terkait seperti DISPERINDAG dan DISPERTAHORTBUN Kabupaten Sumenep tidak hadir pada kegiatan tersebut dengan alas an yang tidak jelas, padahal sebelumnya telah diundang oleh pihak Komisi II DPRD Sumenep secara resmi.

“ gagalnya RDP menandakan bahwa aspirasi petani tentang pupuk bersubsidi bermasalah ini benar adanya, karena jika benar kenapa mangkir atau takut kedua OPD tersebut, wah semakin terang persoalan ini sepertinya “, ungkap Ketua PROKES, Pausi Muhfa.

Pausi Muhfa juga menuturkan bahwa berdasarkan penelusurannya, banyak menemukan penyimpangan terkait pupuk bersubsidi, khususnya diwilayah Kepulauan, dan bahkan pihaknya telah kerap memberikan warning kepada dinas terkait atas persoalan tersebut, bukannya ada evaluasi, namun semakin menjadi. Pausi mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah data temuan terkait penyimpangan pupuk bersubsidi, namun niatan tersebut pupus, lantaran kedua OPD kompak mangkir.

“ meski kali ini Rapat Dengar Pendapat gagal digelar, dengan data temuan yang kami kantongi ini, akan kami konsultasikan kepihak yang berwenang, mungkin persoalan ini dapat diusut tuntas melalui jalur hokum yang berlaku “, tandas Pausi Muhfa.

Menanggapi gagalnya RDP tersebut, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep, Masdawi, mengaku akan melakukan reschedule waktu RDP kembali, meski kecewa, karena ini berkaitan dengan nasib petani kita, maka mau tidak mau, maka akan kami terus proses, hinga persoalan ini selesai dan tidak kembali terulang.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa penyaluran dan peruntukan pupuk bersubsidi ini banyak temuan penyimpangan, khususnya diwilayah kepulauan Sumenep, seperti di Kecamatan Kangayan, Kecamatan Arjasa Pulua Kangean, Kecamatan/Pulau Sapeken dan Kecamatan/Pulau Raas.

Bahkan PROKES mengendus adanya tindak pidana di polemic pupuk bersubsidi, mulai dari pupuk bersubsidi yang dijual diatas HET, hingga dugaan Pemalsuan penandatanganan Rencana Definitif Kebutuhan Pokok ((RDKK) kelompok tani.(red)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

PEMKAB SUMENEP BERPOTENSI PECUNDANGI PTUN?(1)

Sumenep-, Menjelang pelaksanaan PILKADES serentak di Kabupaten Sumenep tahun 2021, segala kesiapan pun telah dipersiapkan, …

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.