Rabu , 26 Januari 2022
Home / Sumenep / Ini Kronologi Tas Ransel Bom Yang Hebohkan Polisi Sumenep

Ini Kronologi Tas Ransel Bom Yang Hebohkan Polisi Sumenep

Terduga pelaku merupakan warga Tuban

Sumenep-, Kepolisian Resort Sumenep dikejutkan dengan penemuan tas hitam yang dicurigai mengandung bahan peledak atau bom yang diduga diletakkan oleh pelaku di depan kantor Mapolsek Gapura, Sumenep, Madura – Jawa Timur.

untuk mengantisipasi ledakan dan timbulnya korban jiwa, setelah menemukan tas yang diduga mengandung bahan peledak atau bom tersebut, akhirnya Polres Sumenep berkoordinasi dengan satuan Penjinak Bahan Peledak Brimob Pamekasan, Madura – Jawa Timur dalam proses menjinakkannya.

Dibutuhkan kurang lebih dua jam dalam proses menjinakkan barang yang diduga mengandung bahan peledak atau bom tersebut oleh tim Penjinak Handak Brimob Pamekasan, saat proses penjinakan pun petugas kepolisian melakukan sterilisasi dalam radius lima puluh meter karena banyak warga yang berdatangan untuk menyaksikan secara langsung proses tersebut, hingga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu oleh kerumunan warga.

Dalam hitungan mundur suara ledakan dahsyat terdengar dari lokasi penjinakan  Bom, Tim Penjinak Handak pun berhasil menjinakkan barang yang mengandung bahan peledak atau bom tersebut. Setelah dijinakan pihak kepolisian langsung mengamankan serpihan ledakan tas tersebut. Selain serpihan ledakan polisi juga mengamankan buku tabungan, buku telephone yang salah satunya tercatat nama Abu.

Menurut Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan warga, dan mendatangkan Satuan Tim Penjinak Bom Brimob Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dan pelaku pun telah terdeteksi, pelaku berinisial L-K, menurut kartu penduduk yang ditemukan, L-K adalah warga Dusun Purbo Mayang Sekar, Desa Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat ini L-K dalam proses penangkapan untuk diintrogasi dan dimintai pertanggungjawaban atas kelakuannya.

“ awalnya pelaku mendatangi Mapolsek Gapura, Sumenep, Madura – Jawa Timur untuk meminta sejumlah uang dengan alasan untuk ongkos pulang ke tuban. “setelah diberi uang oleh Kapolsek Gapura, terduga pelaku ini tiba – tiba menghilang dan begitu saja meninggalkan tas hitam tersebut”, ungkapnya.(faris/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga …

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.