Senin , 29 November 2021
Home / Hukum / Dugaan Kasus Tipikor Pasar Tradisional Desa Pragaan Bagaikan Ditelan Bumi

Dugaan Kasus Tipikor Pasar Tradisional Desa Pragaan Bagaikan Ditelan Bumi

korupsi-ilustrasi-nih

POLRES Sumenep Terkesan Jalan Ditempat Tangan Kasus Korupsi Pasar Pragaan

Sumenep– Terhitung tanggal 24/05/2016 kepolisian Resort (Polrest) Sumenep melakuakan pemeriksaan kepada 15 saksi dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) renovasi pasar tradisional Desa Pragaan, hampir 1 bulan pasca pemeriksaan namun masih belum ada kejelasan, untuk diketahui, sepela pasca pemeriksaan pada tanggal lalu 31/05/2016, Polres Sumenep kasus tersebut masih masih dalam penyelidikan pengumpulan data-data.

Hingga saat sekarang 15/06 perekembangan kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional Desa Pragaan sepertinya tidak ada perkembangan yang signifikan, bahkan jawaban dari Polres Sumenep masih sama penyelidikan pengumpulan data-data,

Hal itu disampaikan oleh Kabag Humas Kepolisian resort (Polrest) Sumenep AKP Hasanudin, mengatakan masih tidak ada perkembangan apapun mengenai dugaan kasus (Tipikor) renovasi pasar trandisional Desa Pragaan tersebut, dengan alasan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“iya masih sama seperti itu, belum dapat menentukan siapa tersangka, sedang  kami teliti oleh penyidik Polres dugaan kasus,”Rabu (15/06/2016)

Ia berdalih saat sekarang tim penyidik Polres Sumenep sedang menganalisa, dan meneliti kasus dugaan tipikor tersebut, selain itu polres Sumenep juga berdalih saat sekarang sedang menganalisa keterangan dari 15 saksi,”tidak ada kesulitan yang penting nanti ada saksi yang menujurus kepada siapa pelakunya itu cuman,”terangnya

Dikatakan olehnya bahwa dalam tatanan penyidikan tidak ada target meskipun begitu menurutnya penyidik lah yang dapat menentukan target selesainya sebuah kasus,

Dari 15 saksi yang telah diperiksa oleh Polres Sumenep pada 24/05/ penyidikan kasus Tipikor berbeda dengan kasus-kasus lain tambahnya. 2016, belum dapat menentukan saksi satupun atas kasus dugaan Tipikor renovasi pasar tradisional Desa Pragaam,”dari 15 saksi kan masih harus dianalisa dan diteliti keterangan dari 15 saksi siapa yang harus dijadikan tersangka,”dalihnya

Ia menambahkan tidak dapat memberikan keterangan lebih banyak karena keterangan yang ia sampaikan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penyidik,”saya tidak mau berandai-andai, selama penyidik belum memberikan keterangan saya tidak bisa menjawab,”alasanya.(syem/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *