Rabu , 1 Desember 2021
Home / Hukum / Disinyalir Pakai Ijazah Palsu, Suyanto Polisikan Kades Bukabu

Disinyalir Pakai Ijazah Palsu, Suyanto Polisikan Kades Bukabu

Suyanto berkali-kali protes panitia pilkades Bukabu terkait ijazah palsu, namun diabaikan

Sumenep- Suyanto, calon Kepala desa yang tidak terpilih asal Desa Bukabu, Kecamatan Ambunten, beserta kuasa hukumnya mendatangi Mapolres Sumenep, dengan maksud melaporkan, Satrawi yang merupakan kepala desa yang terpilih dengan sistem pergantian antar waktu (PAW), dengan tuduhan kades terpilih tersebut menggunakan ijazah palsu, untuk digunakan mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Hal tersebut ditegaskan oleh Syaiful Anwar, selaku kuasa hukum pelapor Suyanto, yang menurutnya upaya hukum ini ditempuh karena, klien nya merasa dirugikan dalam perguliran proses demokrasi tingkat desa, sehingga dalam kasus ini pihaknya meminta keadilan agar ditegakkan oleh pihak kepolisian resort Sumenep.

“ banyak kejanggalan dari data administrasi terlapor, khususnya ya ijazah nya, dimana data dari ijazah tersebut banyak yang salah setelah di sinkronkan dengan berbagai data pembanding nya “, terang Syaiful.

Syaiful mengungkapkan bahwa, pihaknya menduga terlapor Satrawi menggunakan ijazah palsu berdasarkan berbeda nya data sekolah, terkait data kelahiran terlapor, dimana di catatan sipil terlapor Satrawi terdata ;ahir pada 6 November 1971, sedangkan di ijazah tercatat 27 Juli 1971. Dalam alamat domisili terlapor yang tercatat beralamtkan di Kabupaten Pamekasan, namun di ijzah tercatat di Sumenep.

“ terkait dugaan kasus tersebut, sebelum-sebelumnya kami telah mengajukan protes ke pihak pelaksana pilkades di Desa Bukabu Ambunten, karena tidak di indahkan hingga pelaksanaan selesai, maka saat inikami tempuh jalur hukum “, imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep, melalui Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanudin, membenarkan atas laporan Suyanto, dan dengan tegas pihaknya menyatakan akan memproses dugaan kasus ijazah palsu ini, dan pihak polres Sumenep juga mengajak berbagai kalangan untuk ikut memantau proses hukum ini hingga selesai.(afif/Ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *