Sabtu , 29 Januari 2022
Home / Hukum / DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

DENDAM PERSELINGKUHAN, IRT TEGA BUNUH BALITA YATIM

Sumenep-, Warga Sumenep Madura digegerkan dengan hilangnya sosok balita berinisial SNI usia 4 tahun, warga Desa Tambak Agung Ares, Kecamatan Ambunten, sebelumnya korban dinyatakan hilang, namun akhirnya berselang 4 hari kemudian, sejak tanggal hilangnya balita perempuan tersebut, korban akhirnya ditemukan di sebuah sumur yang tidak terpakai dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi mata tertutup dan terbungkus didalam karung.
” Berdasarkan pengakuan tersangka SL, yang merupakan masih kerabat korban sendiri, awalnya SL hanya ingin mencuri perhiasan yang dipakai korban, namun setelahnya korban disekap didalam rumah SL, lalu karena korban berteriak maka tersangka pun panik dan memasukkan korban kedalam karung lalu membawanya pergi dan membuang korban kedalam sumur yang cukup jauh dari rumah pelaku “, jelas Kapolres Sumenep, AKBP Darman.
Darman juga menuturkan pelaku SL usai membuang korbannya yang dibuang kedalam sumur, pelaku lalu berniat menjual perhiasan korban ke pasar, sehingga timbul kecurigaan warga setempat, lalu pihak kepolisian pun menelusuri informasi dari masyarakat, sehingga petugas kepolisian memeriksa pelaku SL, dan akhirnya pelaku pun mengakui perbuatan kejinya tersebut.
” Terhadap penyidik, pelaku SL mengaku kesal lantaran suami pelaku pernah didapatinya berselingkuh dengan ibu korban, sehingga dendam kesumatnya dilampiaskan kepada korban SNI yang merupakan seorang balita yatim “, ungkap AKBP Darman.
Dari pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, petugas kepolisian berhasil menyita beberapa barang bukti, yaitu 1 unit sepeda motor, perhiasan emas seberat setengah gram, pakaian yang dikenakan korban dan sejumlah uang yang diduga dari hasil penjualan perhiasan korban yang merupakan seorang yatim.
Atas perbuatannya, pelaku SL dijerat dengan pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 17, tahun 2016 atas perubahan UU RI no.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, yakni dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(din)

 

About Focus Madura

Lihat Juga

DHF: Pelantikan Kepala Desa Terpilih, Momentum Perkuat Nilai-nilai Pancasila

KETUA KOMISI I DPRD KAB SUMENEP DARUH HASYIM FATH SAAT TENGAH BERDISKUSI DENGAN JURNALIS TV …

PEMKAB SUMENEP BERPOTENSI PECUNDANGI PTUN?(1)

Sumenep-, Menjelang pelaksanaan PILKADES serentak di Kabupaten Sumenep tahun 2021, segala kesiapan pun telah dipersiapkan, …

MAFIA PUPUK SEMAKIN MERAJALELA, ADA APA DENGAN DISPERTAHORTBUN SUMENEP

Sumenep-, Polemik berkepanjangan tentang pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep semakin memanas, usai mendapat kecaman keras …

DBHC-HT 2021 SUMENEP UNTUK SIAPA?

Melalui catatan ini, pertama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf. Kedua untuk menjawab rasa penasaran yang …

PROGRAM DANA HIBAH PEMPROV JATIM 2020 DISELEWENGKAN, MASYARAKAT SUMENEP MINTA KPK USUT TUNTAS

Sumenep -, Diduga kuat banyak penyelewengan pada realisasi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur di …

Ini Waliyullah Leluhur Ulama dan Umara Sumenep

Ket.Foto: Situs Parongpong, di dusun ini terdapat tiga asta waliyullah Sumenep. (Mamira.ID) Nama Parongpong memang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.