Rabu , 8 Desember 2021
Home / Sumenep / Berdalih Sanksi Pt Trisna Dicabut, Lpse Sumenep Akui Perbolehkan Ikut Tender  

Berdalih Sanksi Pt Trisna Dicabut, Lpse Sumenep Akui Perbolehkan Ikut Tender  

 

focusmadura.com-doc

LPSE Sumenep Cuci Tangan Soal  Tender Proyek Pembangunan Gedung RSUD Moh Anwar

Sumenep-Kisruh pelelangan tender proyek pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar, Layanan Pengadaan Secara Elektroni (LPSE), bantah ikut menetapkan PT Trisna Karya, sebagai calon pemenang dalam tender pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar Kabupaten Sumenep.

Kepala Layanan Pengadaan Secara Elektronik LPSE Kabupaten Sumenep Agus Dwi Putra membantah telah ikut menetapkanPT Trisna Karya sebagai pemenang dalam tender pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar, karena proses tendernya transparan dan terbuka kepada publik.

Menurutnya dalam sebuah proses tender mirip sebuah perlombaan, dimana dalam sebauh perlombaan akan menentukan satu pemenang, hal tersebutlah yang memicu permasalahan karena dari proses penentuan pemenang pihak yang kalah akan mencari permasalahan.

“Proses pelelangan semua dari SKPD mas, disni cuman prosesnya, kami sudah sangat transparan karena mengenai data dapat di akses di web kami, jika ada pelanggaran silahkan dilaporkan’terangnya Kamis (26/05/2016).

Ia menjelaskan yang menentukan syarat-syarat tender, dan menentukan proses penetapan tender yaitu Kelompok kerja (Pokja), yang dimabil dari seluruh Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) masing-masing 5 orang.

“Setelah proses lelang pemenangnya ditentukan kontrak dan pencairan di SKPD bukan disini mas, saya selau ketua ULP tidak bisa masuk karena tidak punya ID pasword, yang meluluskan pokja,”terangnya.

ia menambahkan setelah proses tender selesai pemenangnya sudah ada pihaknya tidak ada keterkaitan lagi dengan pihak pememenag tender pembanguann Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar Sumenep.

Dikatakanya pemenang tender pembangunan Gedung OK Sentral dan ICU RSUD Moh Anwar tersebut,ia mengakui memang bermasalah tetapi bukan di Kabupaten Sumenep, akan tetapi diluar kota, meskipun pernah bermasalah tetap bisa ikut  proses pelelangan tender.

“karena PT tersebut sudah di beri sangsi selama 2 tahun untuk tidak mengerjakan proyek, dan sangsi tersebut sudah dicabut, setelah itu bebas lagi,”ucapnya.(syem/ros/red)

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *