Minggu , 28 November 2021
Home / Sumenep / Jalan Desa Hancur Bertahun-tahun, Pemkab Sumenep Terkesan Mengabaikan

Jalan Desa Hancur Bertahun-tahun, Pemkab Sumenep Terkesan Mengabaikan

focusmadura.com-jalan rusak desa karang anyar-pinggirpapas

Jalan Desa Hancur Bertahun-tahun, Pemkab Sumenep Terkesan Mengabaikan

Sumenep- Jalur utama jalan pedesaan Karang-anyar – Pinggir papas, sepanjang 3 kilo meter rusak parah dan bahayakan pengguna jalan.  pasalnya hampir hampir  10 tahun tak ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Masdura, Warga desa Karang-anyar  kecamatan Kalianget  Kabupaten Sumenep Masdura, mengeluhkan kondisi jalan di desanya, sampai saat hampir rusak total, kerusakan jalan jalan utama penghubung ke jalur kota  Sumenep, sudah kurang lebih 10 tahun tak ada perbaikan sama sekali dari pemerintah  Sumenep.

Ia menambahkan warga setempat sempat mengadakan patungan membeli batu bata  keci-kecil untuk menutupi lubang pada badan jalan yang telah hancur, namun upaya yang dilakuakan oleh warga  bukan membuat bagus malah sebaliknya.

“Kondisi jalannya sangat berbahaya bagi pengendara motor, kalau tidak berhati-hati, jatuh apa lagi pas malam hari harus pelan-pelan agar tidak terperosok,”keluhnya.

focusmadura.com-jalan rusak desa karang anyar-pinggirpapas

Lebih lanjut Masdura menjelaskan kondisi jalan sangat memprihatinkan pada saat usai hujan lebat hampir seluruh jalan berisi dengan air lumpur, yang bercampur dengan kerikil kecil-kecil. Ia berharap pemerintah Kabupaten dapat memperhatikan kodisi jalan tersebut setidaknya ada solusi perbaikan.

Hal serupa juga keluhkan oleh warga desa Pinggir-papas Moh Basri, mengatakan kondisi jalan tersebut bukan lagi rusak akan tetapi sudah hancur total, terutama jalan yang berdekatan dengan rumah warga apabila sehabis hujan langsung tergenang oleh air.

Mengenai jalan tersebut menurutnya warga setempat saat ini hanya berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jalan agar warga tidak lagi cemas ketika melintas.

“ jalan ini bukan rusak, tetapi sudah hancur ”, cetus Basri.

Moh. Basri menambahkan, bahwa di sepanjang jalan penghubung dua desa, yaitu antara desa pinggirpapas dan karang anyar, merupakan desa penghasil Garam, “ yang seharusnya pemerintah daerah lebih memprioritaskan infrastruktur, bukan malah mengabaikannya “, imbuhnya.(sym/ros/red)

 

 

About focus

Lihat Juga

Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, Taretan Ngopi Bagikan Takjil Gratis

Sumenep,- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi, Sumenep, Madura – Jawa Timur membagikan takjil …

Apa Kabar Bandara Kepulauan Kangean???

Sumenep-, Rencana pembangunan Bandar Udara (BANDARA) untuk dikepulauan Kangean bukan menjadi hal yang baru lagi, …

Minyak Kayu Putih Sumenep Menjanjikan Peningkatan Perekonomian

Sumenep-, Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan …

Warga Sapeken Keluhkan Pelayanan Bank BRI Unit Arjasa

Arjasa-, Warga pulau Sapeken Keluhkan program pemerintah BPUM UMKM, lantaran jadwal penerimaan dari BANK BRI …

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *