Jumat , 26 Februari 2021
Home / Sumenep / Sumenep Dibawah Bayang-bayang Hukuman Pasung

Sumenep Dibawah Bayang-bayang Hukuman Pasung

Sumenep – DinasKesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, mencatat tahun 2018, jumlah penderita gangguan kejiwaan 458 orang, ditambah kasus pasung 16 orang. Jumlah tersebut membuktikan Sumenep belum bebas pasung.

Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Sumenep Kusmawati mengatakan, upaya terus dilakukan untuk mengurangi penderita gangguan kejiwaan di wilayahnya, melalui terapi kejiwaan. Namun tidak semua masyarakat melakukan hal tersebut, dan memilih melakukan pasung.

Upaya lain, melalui sosialisasi kepada masyarakat, diakui hasilnya belum maksimal. Kedati demikian pihak akan terus sosialisasikan kepada masyarakat.”Maka kami upayakan lagi sosialisasi kepada masyarakat, mengenai permasalahan ini.”janjinya Selasa (6/11)

Tidak hanya itu, melalui poli jiwa di Puskesmas-Puskesmas. Bahkan pihaknya melakukan jemput bola mendatangi keluarga penderita gangguan kejiwaan pasung maupun, non pasung.

Masih kata, Kusmawati penderita kejiwaan sampai mengganggu masyarakat, akan dirujuk ke rumah sakit di Lawang, atau rumah sakit dr. Soetomo Surabaya, untuk menjalani terapi lanjutan hingga sembuh.

“Keluarga mempunyai peranan penting, untuk proses kesembuhan, dengan memberikan obat. Ketika sembuh tidak diskriminalisasi.”

Dinkea Sumenep menyebutkan, tahun 2016 penderita gangguan jiwa sebanyak 510 orang, kemudian mengalami kenaikan tahun 2017 menjadi 638 orang. Sedangkan tahun 2018 berkurang menjadi 458 orang penderita gangguan jiwa.

“Untuk jumlah kasus pasung sendiri sebanyak 16 orang mengalami gangguan kejiwaan.”paparnya.

Padahal Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pembrov Jatim), menargetkan tahun 2017 seluruh Jawa Timur bebas pasung. Hingga tahun 2018 Kabupaten Sumenep terdapat 16 kasus pasung. (bar/red)

 

About focus

Lihat Juga

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

DIRIKAN POSKO PEMENANGAN, PROJIE BLUTO MANTAPKAN DUKUNGAN KEPADA FAUZI-EVA

Sumenep-, Relawan PROJIE (probanguji-eva) secara sukarela mendirikan posko pemenangan diwilayah Kecamatan Bluto Sumenep,Madura. Gerakan pemuda …

Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Dalam Sumur Tua Tak Berair

Sumenep- Seorang pria paruh baya di Desa Masran, Kecamatan Bluto, Sumenep-Jawa Timur ditemukan tewas di …

(VIDEO)Pendaftaran Fattah Jasin-Kiai Fikri Belum Usai, Ra-Mamak Dijemput Relawan?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *